HeadlineIndeksPolitik

Komisi D DPRD Sumut Saksikan Pengelola Limbah TobaPulp

Dalam menjalankan bisnis, sebagai perusahaan PMA (Penanaman Modal Asing), TobaPulp selalu menerapkan konsep enviroment friendly dan menjunjungi kekeluargaan bersama masyarakat di sekitar konsesi HTI TobaPulp.

Artinya, lanjut Juanda Panjaitan, sebagai kemitraan bersama masyarakat sekitar lingkungan TobaPulp berupaya mendekatkan diri ke masyarakat sesuai culture (budaya) di Tano Batak. Seperti melakukan kunjungan kekeluargaan secara sosial dan mengajak masyarakat di sekitar operasional TobaPulp untuk bekerjasama di berbagai kegiatan.

Bukti nyata yang telah dilakukan dan menjadi program keberlanjutan, TobaPulp siap melestarikan pohon haminjon (kemenyan) yang menjadi mata pencarian masyarakat. “Dulunya isu yang menyebutkan TobaPulp menebangi pohon kemenyan, kini tertepis dengan pelestarian pohon kemenyan di sekitar konsensi TobaPulp maupun diluar konsesi. TobaPulp saat ini membudidayakan bibit pohon kemenyan dioperasional perusahaan untuk selanjutnya ditanam kembali bersama masyarakat,” ujarnya.

Menurut Juanda Panjaitan, ini ada peluang bisnis bagi TobaPulp, di mana pembudidayaan dan pelestarian pohon kemenyan dapat menjadi tambahan pendapatan bagi masyarakat. Dan bagi TobaPulp, masyarakat akan menjadi mitra relationship dalam menjaga keberadaan perusahaan.

Sementara itu, Sekretaris Komisi D DPRD Provinsi Sumut, HM Nezar Djoeli ST mengungkapkan, kunjungan kerja ini tidak bersifat menjustisifikasi atau mau menegakan hukum bagi TobaPulp. “Tapi kita ingin melihat dan menyaksikan langsung kepengelolaan limbah yang akan berdampak pada lingkungan,” ujar politisi Partai Nasional Demokrasi (NasDem) ini.

Laman sebelumnya 1 2 3 4Laman berikutnya
Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button
Close
Close