Bebaskan Dodi Susanto!!!

MEDAN (bareskrim.com) | Puluhan massa dari Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sumut menggelar aksi unjukrasa di depan kantor Gubernur Jalan Diponegoro, Senin (1/8/2016).

KEPALA BARESKRIMUnjukrasa dilakukan untuk meminta agar Ketua DPD KNPI Sumut Dodi Susanto, terdakwa kasus pencemaran nama baik H Anif dibebaskan. “Kami hadir disini untuk meminta agar Ketua DPD KNPI Sumut, Dodi Susanto dapat dibebaskan dsri jeratan hukum,” kata Koordinator aksi, Wahyu Andika.

Menurutnya, tuduhan yang dialamatkan kepada Dodi Susanto dinilai tidak layak untuk dipersidangkan. “Dengan menshare facebook aja bisa masuk penjara. UU ITE itu tidaklah layak untuk dipertahankan, karena ribuan orang bakal terancam masuk penjara jika hanya menerima tag berita dari facebook,” ucapnya.

Massa menilai, kasus yang menjerat Dodi Susanto sangat berbau politis dan syarat rekayasa yang sistematis. “Penahanan Dodi Susanto dinilai cacat hukum, karena penyidik tidak meminta pengadilan melakukan penahanan sebagaimana diisyaratkan oleh UU ITE,” ungkapnya.

Gubernur Sumut, HT Erry Nuradi selaku Dewan Penasehat (Pembina) KNPI Sumut untuk dapat melakukan langkah nyata untuk membebaskan Dodi Susanto.

“Erry sebagai dewan Pembina (Penasehat) dapat melakukan upaya nyata. Kami perlu dibina. Mau dibawa kemana perjuangan Sumut ini,” jelas massa.

Selain itu, Erry Nuradi diminta untuk memberikan solusi untuk membebaskan Ketua KNPI Sumut Dodi Susanto. “Jika Erry tidak bisa membebaskan, maka akhir tahun 2016 ini, kami pastikan Erry akan masuk penjara,” aku massa.

Untuk itu, massa meminta bebaskan Dodi Susanto dan hakim harus independen. “Stop mafia peradilan dan hapus UU ITE,” ujarnya.

Massa juga meminta jaksa untuk melihat fakta persidangan. “Jaksa jangan mau disogok. Tangkap mafia peradilan,” pungkasnya. (ucup/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *