Mantan Gubernur Gatot Duduk Dikursipesakitan PN Medan

MEDAN (bareskrim.com) | Mantan Gubernur Sumut, Gatot Pujo Nugroho duduk dikursipesakitan Pengadilan Negeri (PN) Medan. Bekas orang nomor satu di Sumut itu mulai diadili dalam tindak pidana korupsi dana hibah dan bantuan sosial (Bansos) yang merugikan negara Rp 4,034 miliar.

KEPALA BARESKRIMGatot diadili di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Neger (PN) Medan, Senin (1/8/2016). Di hadapan majelis hakim Djaniko MH Girsang (ketua), Berlian Napitupulu dan Merry Purba, tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejagung, Kejati Sumut dan Kejari Medan, Gatot Pujo Nugroho dinyatakan telah melakukan tindak pidana korupsi secara sendiri-sendiri atau bersama-sama dengan Kepala Badan Kesbangpolinmas Provinsi Sumut, Eddy Syofian.

Tim JPU menjerat Gatot dengan Pasal 2 ayat (1) subs Pasal 3 jo Pasal 18 UU No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU No 20 Tahun 2001 jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana.

“Gatot turut serta melakukan, secara melawan hukum dengan perbuatan memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu koorporasi yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara,” kata JPU Rehulina Purba.

Tindak pidana korupsi itu dilakukan terdakwa dengan cara dengan menerbitkan peraturan gubernur yang di antaranya menetapkan proses penganggaran dana hibah dan bansos melalui evaluasi SKPD.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *