HeadlineIndeksKriminalitas

Anak Curi Surat Tanah Dilaporkan Ayah ke Polisi

MEDAN (bareskrim.com) | Ali Suar Koto (60) warga Jalan Bromo Gang Sepakat No 7 F Kelurahan Binjai Kecamatan Medan Denai, terpaksa melaporkan perbuatan anak kandung sendiri Herman Ali Koto dan Irwan Koto, yang telah mencuri surat tanah berukuaran 13 x 10 meter yang di atasnya berdiri bangunan rumah yang selama ini mereka tempati.

KEPALA BARESKRIMLaporan tersebut diterima petugas Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Sumut dan tercatat dengan nomor laporan: LP/1148/IX/2016/SPKT “I” tanggal 5 September 2016.

“Mereka ingin menguasai harta dan benda milik saya. Mereka mencuri surat tanah itu untuk diuangkan, tapi tidak ada yang mau,” ungkap Ali Suar Koto kepada awak media, (5/9/2016) di Mapolda Sumut.

Menurut Ali, setelah istrinya meninggal dunia pada tahun 2014 lalu, tujuh anaknya mengusirnya. Sejak saat itu, Suar tinggal tak menetap dan mengharap belas kasih teman serta tetangga. Dia dipaksa keluar dari rumahnya sendiri diancam menggunakan linggis.

“Tidak tentulah, kadang saya numpang di tempat teman di Helvetia, bisa juga ke Jalan Bromo Gang Langgar. Saya pernah mau dipukul pakai linggis oleh anak sendiri karena tidak mau keluar dari rumah saya,” cerita Ali.

Dia menyebutkan, surat tanah yang dicuri itu sudah pernah hendak digadaikan anak-anaknya ke bank, namun tidak dikabulkan karena tidak bisa membawa pemilik sahnya.

Demikian juga ketika hendak dijual, calon pembeli tidak bersedia, karena mengetahui pemiliknya masih hidup.
“Sekarang rumah saya itu dikuasai oleh anak saya Herman Ali Koto. Mereka pernah mau menjual dan menggadaikannya, tapi pihak bank tidak bersedia,” ujarnya.

Dia berharap, pihak kepolisian segera menangkap para pelaku yang disebutnya sebagai anak durhaka, karena telah menelantarkan dan menyiksa ayah kandungnya. (mri/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button