POM AU Lanud Soewondo Dinilai Tak Serius Tangani Kekerasan Jurnalis Medan

MEDAN (bareskrim.com) | Tim Advokasi Pers menilai, Polisi Militer Angkatan Udara (POM AU) Lanud Soewondo dinilai tidak serius dalam menyelesaikan laporan kasus kekerasan disertai pelecehan terhadap wartawan yang dituduh terhadap prajurit TNI AU, 15 Agustus 2016.

logo bareskrim, logo bareskrimcom, logo online bareskrim, bareskrimSebab, hingga saat ini belum ada perkembangan hasil penyelidikan yang diberitahukan, meski sejumlah saksi-dari para korban sudah diperiksa untuk memberikan keterangan.

Tim Advokasi Pers dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan, Aidil A Aditya menilai, POM AU terkesan berusaha menenggelamkan kasus yang telah dilaporan tersebut. Hal itu terbukti dari belum adanya kabar perkembangan laporan.

“Saat kunjungan yang dilakukan Dewan Pers dan Tim Advokasi ke Danlanud, mereka komitmen bahwa kasus akan dituntaskan. Bahkan, Dan POM ada meminta agar membantu mereka mencari bukti di lapangan, namun bagaimana kita bisa membantu, sementara di satu sisi TNI AU tidak aktif dan tidak serius untuk menyelesaikan kasus ini,” kata Aidil dalam siaran persnya yang diterima, Rabu (7/9/2016), di Medan.

Tim Advokasi Pers meminta POM AU, agar segera memberikan surat perkembangan hasil penyelidikan (SPHP) kepada pelapor, sebagai bukti bahwa kasus yang dilaporkan tidak mengendap. “Kita meminta surat SPHP harus segera diberikan kepada pelapor, karena hingga saat ini belum ada diberi tahukan perkembangannya,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *