Sistem Layanan Perekaman e-KTP harus Diperbaiki

MEDAN (bareskrim.com) | Pimpinan Ombudsman RI Alamsyah Saragih mengatakan, kunjungan Ombudsman ke Disdukcapil menindaklanjuti hasil pertemuan Mendagri dengan Ombudsman RI beberapa waktu lalu.

logo bareskrim, logo bareskrimcom, logo online bareskrim, bareskrimDari tinjauan yang dilakukan di sejumlah daerah, masalah yang ditemukan Ombudsman dalam perekeman e-KTP ini hampir sama yakni soal antrian yang panjang karena membludaknya pengunjung, termasuk di Medan.

Dari hasil kunjungan Ombusdman ke Disdukcapil Medan, ada beberapa saran yang disampaikan Ombudsman untuk memperbaiki sistem layanan agar memudahkan masyarakat.

Pertama, agar Disdukcapil tidak bosan untuk memberitahu kepada warga untuk mengurus ke kecamatan agar tidak menumpuk di Disdukcapil.

Kedua, Disdukcapil Medan harus memperbaiki system antrian agar lebih teratur dan masyarakat tidak berdesak-desakan.

Dia mencontohkan, Walikota Bandung, yang membuat system pengambilan nomor antrian melalui sms dan langsung mengarahkan warga ke kecamatan. Sehingga ketika datang ke kantor camat warga tinggal melakukan perekaman tanpa perlu berdesak-desakan menunggu antrian.

“Ini bisa dicontoh kalau sampai membludak cukup parah. Saya berharap sampai 30 September nanti, walaupun sudah diperpanjang oleh Mendagri, kendala-kedala ini bisa diatasi di semua kota,” pungkasnya. (rel/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *