Ombudsman Panggil Kepala SMAN 3 Medan Terkait Siswa ‘Siluman’

MEDAN (bareskrim.com) | Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menyurati Kepala SMA Negeri 3 Medan, untuk mengklarifikasi terkait laporan adanya penggelembungan jumlah siswa pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun pelajaran 2016/2017, dan penyalahgunaan uang komite sekolah.

logo bareskrim, logo bareskrimcom, logo online bareskrim, bareskrimKepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Sumut, Abyadi Siregar mengatakan, pihaknya menerima laporan dari Markas Daerah Komando Pejuang Merah Putih (KPMP) bahwa telah terjadi penggelembungan jumlah siswa dalam PPDB di sekolah tersebut, dari kuota yang diberikan dinas pendidikan sebesar 448 siswa menjadi 854 siswa.

Dalam laporan yang disampaikan Ketua KPMP Sumut Awaluddin bersama Sekretaris Zulkifli Syahdan, disebutkan siswa yang diterima di sekolah tersebut berjumlah 448 orang dengan 14 kelas yang diumumkan pada 15 Juli 2016.

Namun setelah dilakukan investigasi, jumlah siswa yang diterima bertambah menjadi 854 orang atau terjadi kelebihan 409 siswa. Dari jumlah tersebut terdapat 46 siswa yang dilakukan pungutan sebesar Rp6 juta per orang yang dikoordinir oleh oknum guru. Bahkan, KPMP memiliki bukti rekamannya.

Dalam laporan tersebut juga ditegaskan PPDB di SMAN 3 ada dari jalur ilegal yang berasal dari alumni, komite sekolah dan rekomendasi oknum anggota DPRD Kota Medan.

Selain penggelembungan jumlah siswa, KPMP juga melaporkan adanya penyalahgunaan anggaran/dana komite sekolah selama tiga tahun berturut-turut, yakni pada tahun ajaran 2014, 2015 dan 2016 tanpa adanya laporan pertanggungjawaban.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *