HeadlineIndeksKriminalitas

Polda Sumut Masih Dalami Kasus Rusunawa Sibolga

MEDAN (bareskrim.com) | Pihak Subdit II Hardabangtah Ditreskrimum Polda Sumut masih mendalami kasus dugaan akte atau sertifikat lahan palsu yang dikeluarkan Pemerintahan Kota Sibolga terkait pengadaan rumah susun sederhana sewa (rusunawa).

logo bareskrim, logo bareskrimcom, logo online bareskrim, bareskrimDalam kasus ini, Adely Lis melaporkan Walikota Sibolga, Syarfi Hutauruk. “Iya, kasusnya memang baru kita tangani, ini kasus dugaan sertifikat lahan palsu yang dikeluarkan pemko Sibolga, saat ini masih kita dalami dan kita masih mengumpulkan keterangan saksi-saksi terlebih dahulu,” ujar Kasubdit II Hardabangtah Ditreskrimum Polda Sumut, AKBP Frido Situmorang yang dihubungi awak media via seluler, Kamis (13/10/2016).

Dia juga mengaku telah memeriksa Kadis Pendapatan Umum Sibolga dan Mantan Bendahara Sekretaris Daerah Pemko Sibolga. Namun, Frido tidak begitu ingat nama kedua saksi tersebut. “Sudah ada yang kita periksa, Kadis PU-nya dan mantan Bendahara Setda-nya beberapa hari yang lalu, kalau namanya saya lupa,” terang Frido.

Disinggung wartawan kapan pihaknya memeriksa terlapor Walikota Sibolga Syarfi Hutauruk, lantas Frido mengaku belum bisa memastikan pemeriksaan tersebut. “Kita lengkapi dulu keterangan saksi dan bukti-buktinya, kita tidak boleh sembarangan mengambil tindakan, apalagi ini menyangkut seorang pejabat negara, kita harus hati-hati bertindak,” pungkasnya.

Sebelumnya, persoalan dugaan korupsi pengadaan lahan pembangunan rusunawa di Sibolga yang saat ini tengah ditangani Kejatisu memasuki babak baru. Adely Lis yang kini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi tersebut resmi melaporkan Walikota Sibolga, Syarfi Hutauruk ke Polda Sumatera Utara karena dinilai melakukan pemalsuan terhadap dokumen jual beli lahan yang menjadi sumber perkara.

1 2 3Laman berikutnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button