Unimed Wisuda 449 Guru SD di Sumut

MEDAN (bareskrim.com) | Universitas Negeri Medan mewisuda 449 guru-guru sekolah dasar dari 6 kabupaten/kota di Sumatera Utara di Gedung Auditorium Unimed, (14/11/2016).

logo bareskrim, logo bareskrimcom, logo online bareskrim, bareskrimPara wisudawan tersebut telah kuliah selama 4 tahun melalui PSKGJ (Program Sarjana Kependidikan Guru dalam Jabatan) yang diselenggarakan Unimed di masing-masing daerah.

Dari 449 lulusan itu, rinciannya 77 wisudawan dari Humbang Hasundutan, 30 dari Pakpak Barat, 68 dari Mandailing Natal, 37 dari Dairi, 70 dari Padang Lawas Utara, dan 145 dari Nias Barat serta 22 mahasiswa transfer dari berbagai daerah.

Acara wisuda langsung dipimpin Rektor Unimed Prof Dr Syawal Gultom’MPd. Turut hadir seluruh pimpinan dan senat Unimed, yakni para wakil rektor, dekan, direktur PPs, guru besar, wakil dekan, asisten direktur, ketua jurusan dan dosen pengajar PSKGJ di lingkungan Unimed.

Hadir juga beberapa undangan pejabat daerah dari wilayah yang guru-guru diwisuda, yakni Wakil Bupati Nias Barat Bapak Khenoki Waruwu, Wakil Bupati Pakpak Barat Ir H Maju Ilyas Padang, Sekda Paluta HT Palit Hasibuan S AK MSi, Kadis Pendidikan Pakpak Barat Jalan Berutu SPd MM dan Kadis Pendidikan Mandailing Natal Syahdan Lubis.

Syawal Gultom mengatakan, lulusan yang diwisuda ini merupakan guru-guru sekolah dasar yang telah susah payah kuliah di hari Jumat-Minggu di setiap minggunya. Dosen-dosen Unimed juga telah merelakan meninggalkan keluarganya di hari-hari tersebut untuk mengajar kedaerah.

“Sungguh sangat luar biasa perjuangan bapak/ibu guru-guru SD untuk mengikuti perkuliahan, karena ada guru yang lokasi tugas mengajarnya dengan tempat kuliah cukup jauh hingga belasan kilometer,” ujarnya.

Kuliah tersebut selain sebagai kewajiban dalam mengikuti undang-undang guru dan dosen yang mengharuskan semua guru harus sudah sarjana S1 kependidikan. Juga merupakan tuntutan untuk menambah kompetensi keilmuan dan skill dalam meningkatkan kualitas mengajar.

Ketua program PSKGJ Prof Dr Bornok Sinaga MPd mengatakan, melalui program ini, Unimed telah mengantarkan 7000-an guru-guru SD di Sumatera Utara menjadi sarjana pendidikan guru sekolah dasar.

Ada yang semua dana kuliah ditanggung oleh pemerintah provinsi Sumut. Ada juga pemerintah Kabupaten/Kota dan ada juga dengan biaya mandiri. “Kita melaksanakan program ini sesuai mekanisme aturan yang ada. Setiap minggunya kita utus para dosen Unimed untuk melaksanakan perkuliahan ke daerah” pungkasnya. (rel/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *