HeadlineIndeksKriminalitas

Kasus Penipuan Melibatkan Ramadhan Pohan Disidangkan di PN Medan

MEDAN (bareskrim.com) | Mantan Walikota Medan Ramadhan Pohan mulai diadili di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Selasa (3/12/2016). Wakil Sekretaris Jendral Partai Demokrat ini didakwa menipu atau menggelapkan Rp 15,3 miliar.

logo bareskrim, logo bareskrimcom, logo online bareskrim, bareskrimRamadhan tidak diadili sendirian. Ia duduk di kursi pesakitan bersama Sekretaris Tim Pemenangannya saat Pilkada Kota Medan 2015, Savita Linda Hora Panjaitan dalam perkara yang sama. Namun mereka diadili dalam persidangan terpisah.

Dakwaan terhadap kedua terdakwa dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Sabarita Siahaan dihadapan majelis hakim yang diketuai Djaniko MH Girsang.

Ramadhan dan Linda didakwa melakukan penipuan atau menggelapkan Rp 10,8 miliar milik Rotua Hotnida Simanjuntak dan Rp 4,5 miliar dari putranya, Laurenz Hanry Hamonangan Sianipar.

“Kedua terdakwa kita jerat dengan primair Pasal 378 jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 jo Pasal 65 KUHPidana. Subsidairnya, Pasal 372 jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 jo Pasal 65 KUHPidana,” kata Sabarita.

Dalam sidang terungkap, kasus tersebut bermula saat Linda mengenalkan Ramadhan Pohan dan istrinya Asti Riefa Dwiyandani kepada Rotua Hotnida Simanjuntak dan suaminya Timbang Sianipar pada 2 September 2015.

1 2Laman berikutnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button