Dor!!! Dor!!! Kolaborasi Polres Asahan dan Polres Metro Jakbar Bekuk Kurir Sabu Usai Lepas 7 Tembakan

ASAHAN (bareskrim.com) | Kolaborasi Polres Asahan bersama Tim Gabungan Polres Metro Jakarta Barat berhasil meringkus empat orang kurir narkoba saat melintas di depan Mapolres Asahan, 26 Januari 2017.

logo bareskrim, logo bareskrimcom, logo online bareskrim, bareskrimKeempat tersangka yang berhasil ditangkap dalam penyergapan adalah BT, AL serta dua orang wanita berinisial E (24) dan R (25). Keempatnya merupakan warga Kota Medan.

Tersangka BT dan AL terpaksa ditembak saat penyergapan. Tersangka BT yang merupakan mantan anggota Polri di Polres Karo, tertembak di bagian dada, kaki dan lengannya. Akibat tembakan itu BT kritis. Sementara AL ditembak di bagian kaki sebelah kanan.

Kapolres Asahan, AKBP Tatan Dirsan Atmaja mengatakan, keempat pelaku merupakan target operasi Polres Jakarta Barat yang berhasil ditangkap setelah diintai lebih dari tiga hari.

“Setelah melakukan pengintaian, kita memutuskan untuk menangkap para pelaku saat melintas di depan Polres. Saat kita minta berhenti, mereka malah melawan dan mencoba melarikan diri. Kita lepaskan tujuh kali tembakan ke arah mobil tersebut dan dua tersangka terkena tembakan,” ujar Tatan.

Para pelaku ditangkap setelah mobil minibus yang mereka tumpangi berhenti usai menabrak truk yang sedang berhenti di pinggir jalan. Dari mereka kita amankan barangbukti sabusabu seberat 7 kg.

“Saat ini, ketiga tersangka sudah diperiksa di Mapolres Asahan. Sementara satu tersangka masih menjalani perawatan di rumah sakit,” jelasnya.

Dari pengakuan ketiga tersangka, diketahui bahwa mereka sudah tiga hari berada di Hotel Suranta, Kota Tanjung Balai, untuk bertransaksi dengan pemasok narkoba asal Malaysia tersebut. Barang bukti sabusabu itu rencananya akan dibawa ke Medan untuk selanjutnya dipasarkan di Jakarta.

“Mereka ini bagian dari jaringan internasional Indonesia-Malaysia. Saat ini kita masih melakukan pengembangan untuk menangkap tersangka lain yang patut diduga terlibat dalam perdagangan narkoba ini. Mereka ini mendapatkan narkoba dari bandarnya di Malaysia yang dibawa melalui Tanjungbalai,” pungkasnya. (ucup/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *