Inilah Wajah Pelaku Mutilasi Bengkalis yang Dibekuk di Hamparanperak Deliserdang

MEDAN (bareskrim.com) | Personel gabungan Subdit III/Jatanras Ditreskrimum Polda Sumut bersama Polda Riau menangkap pelaku mutilasi terhadap Bayu Santoso (27) warga Jalan Datuk Laksamana RT 01 RW 01 Desa Tanjung Medang Kecamatan Rupat Utara Bengkalis, Riau yang terjadi pada 24 Maret 2017.

Pelaku yang diamankan bernama Ali Akbar alias Akbar (31), wiraswasta, warga Jalan Riau RT 002 RW 001 Desa Tanjung Medang Kecamatan Rupat Utara Kabupaten Bengkalis, Riau.

Dia diciduk petugas dari tempat persembunyiannya di Komplek Yuki Kecamatan Hamparanperak Kabupaten Deliserdang, (3/4/2017).

Dari tangan Akbar, petugas mengamankan barang bukti, seperti 2 buah pisau (sangkur dan pisau genggam), baju dan celana milik korban. Pelaku sendiri telah masuk DPO (daftar pencarian orang) Polda Riau No DPO/43 /III/2017/Reskrim, sejak 30 Maret 2017.

Bidang Humas Polda Sumut merilis, tempat kejadian perkara (TKP) pembunuhan terjadi di dalam ruko milik terlapor di RT 002 RW 001 Jalan Riau Desa Tanjung Medang Kecamatan Rupat Utara Kabupaten Bengkalis, Riau.

Kronologis singkat, pada 24 Maret 2017 sekira pukul 23.00 WIB, pelapor Andrean alias Gondrong (29) dihubungi oleh pelaku untuk datang ke tempat biliard miliknya.

Sampai di TKP, pelaku menyuruh pelapor untuk menghubungi korban. Tidak berselang lama, korban datang dan pelaku langsung mengunci pintu ruko dari dalam. Pada saat itu, korban duduk di kursi depan meja biliard.

Pelaku kemudian masuk ke kamar mandi dan tak lama keluar dari kamar mandi membawa dua bilah pisau dan langsung menikam punggung korban dari arah belakang.

Melihat hal itu, pelapor ketakutan dan langsung lari keluar ruko bersembunyi di hutan sekitar perkampungan. Setelah situasi aman, pelapor keluar dari hutan dan langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Rupat Utara untuk pengusutan dan penangkapan tersangka.

Saat ini, polisi telah mengevakuasi mayat korban ke RS Dumai untuk dilakukan otopsi dan visum et repertum dan memeriksa para saksi untuk pengumpulan fakta dan mengetahui motif kasus tersebut.

Direktur Reskrimum Polda Sumut Kombes Nur Fallah melalui Kasubdit III/Jatanras Ditreskrimum Polda Sumut, AKBP Faisal Florentinus Napitupulu membenarkan penangkapan ini.

“Sudah kita amankan tersangkanya. Saat ini, tersangka dititipkan di Rutan Polda Sumut. Yang menangani kasus ini Polda Riau, kita hanya membantu penangkapan,” kata Faisal, Selasa (4/4/2017), di Mapolda Sumut. (mri/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *