HeadlineIndeksSosial

Parkir Liar di Kota Kualasimpang Meresahkan Pengguna Jalan

KUALASIMPANG (bareskrim.com) | Kota Kualasimpang yang dikenal sebagai pusat perdagangan di Kabupaten Aceh Tamiang, setiap harinya selalu ramai dikunjungi baik siang maupun pada malam harinya.

Namun sangat disayangkan dengan keadaan suasana ramai dimanfaatkan oleh premanisme yang berkedok sebagai juru parkir (jukir), sehingga tatanan kota tampak tak tertata rapi.

Hal itu disebabkan parkir liar yang kian menjamur di setiap sudut ibukota Aceh Tamiang. Untuk membuktikan informasi ini wartawan Berita Regulasi Sosial dan Kriminal (bareskrim.com) melakukan penelusuran yang diduga tempat mangkalnya para jukir liar ini.

Di lokasi, awak bareskrim.com bertemu dengan salah seorang pengendara sepeda motor inisial JI (46) yang baru beranjak dari area parkir tepatnya didepan Toko Obat Herbal China dijalan Jend Ahmad Yani, (26/4/2017).

“Ketika saya keluar dari toko obat, datang seorang pemuda tanpa mengenakan rompi berwarna kuning dan tanpa ada kartu pengenal yang tergantung dileher, seperti selayaknya tukang parkir. Pemuda tersebut meminta uang parkir dengan bergaya premanisme dan arogan. Saya menolak untuk memberikan uang parkir padanya,” terangnya.

Sungguh miris kata-kata yang dilontarkan dari mulut pemuda juru parkir liar tersebut, dengan ucapan “Besok-besok jangan parkir disini, parkir jauh-jauh disana.”

Pengguna jalan berharap ada dinas terkait dapat menertipkan para jurkir liar yang masih meresahkan masyarakat di Kota Kualasimpang. (gilang/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button