Wakapolrestabes Bersama Jasaraharja Santuni Keluarga Korban Tertabrak Truk

MEDAN (bareskrim.com) | Wakapolrestabes Medan AKBP Tatan Dirsan Atmaja didampingi Kasat Lantas AKBP Indra Warman bersama pihak Jasaharja menyambangi rumah duka korban yang tewas dihantam truk di Jalan Gagak Hitam/Ringroad Kecamatan Medan Sunggal, (28/5/2017).

Kedatangannya untuk berbelasungkawa sekaligus memberikan santunan bantuan terhadap keluarga yang ditinggalkan.

Amatan di rumah duka, Senin (29/5/2017), kehadiran Wakapolrestabes Medan AKBP Tatan Dirsan bersama Kasat Lantas Polrestabes Medan disambut baik oleh pihak keluarga yang sebelumnya sudah bersama dengan pihak Jasaraharja dan Bank BRI guna memberikan bantuan kepada keluarga korban Indra Subhan Purba (44), Arisa Salwa Purba (13) dan Anas Majid Faja Purba (8) yang tewas akibat dihantam truk bermuatan alat berat yang dikemudikan Saiful Fadli warga asal Langsa.

Terlihat, Wakapolrestabes dan Kasat Lantas AKBP Indra Warman memeluk para keluarga korban guna memberikan semangat agar dapat tabah menerima musibah tersebut. Selain itu, Hidayat pihak dari Jasaraharja juga memberikan wejangan dan masukan kepada Ida Parwita Sari yang tak lain istri dan ibu dari korban yang meninggal agar ikhlas dalam menerima segala cobaan yang diberikan Allah SWT.

Terlihat, Tatan juga memberikan masukan kepada seluruh keluarga agar lebih memperhatikan Ida Parwita Sari (istri korban), Arrinal Haq Baihaqi (anak sulung korban) dan Agus Zahro Purba (11) yang saat ini masih menjalani perawatan itensif di RS Sari Mutiara.

Setelah memberikan masukan dan wejangan kepada pihak keluarga, Wakapolrestabes Medan tampak membubuhkan tanda tangan di selembar kertas dari Jasaraharja berupa santunan atau bantuan biaya dari pemerintah atas insiden kecelakaan maut tersebut.

Setelah itu, Wakapolrestabes dan pihak Jasaraharja memberikan secara simbolis santunan dana senilai Rp 75 juta kepada pihak keluarga yang mengalam musibah. Bantuan tersebut langsung diterima oleh istri sekaligus ibu korban kecelakaan Ida Parwita Sari yang menandatangani kertas santunan dana kecelakaan tersebut.

Marzan Saragih yang merupakan abang ipar korban mengatakan, terima asih atas kedatangan bapak Wakapolrestabes Medan, Kasat Lantas dan pihak Jasaraharja berikut rekan-rekan media yang telah banyak membantu kepada keluarga.

“Saya mewakili keluarga mengucapkan ribuan terima kasih kepada Kapolrestabes Medan yang mewakili, Kasat Lantas dan pihak Jasaraharja yang telah datang dan memberikan bantuan kepada kami. Kami juga tidak tahu berkata-kata lebih, yang jelas kami sangat berterima kasih kepada bapak-bapak dan rekan-rekan media yang turut berperan aktif memberikan suport kepada kami. Sekali lagi terima kasih banyak,” ujar Marzan.

Sementara, Wakapolrestabes Medan AKBP Tatan Dirsan Atmaja mengatakan, turut berbelasungkawa dan kepada keluarga agar selalu tabah.

“Kami dari Polrestabes Medan turut berduka cita atas kepergian almarhum suami dan adik kami tercinta. Kami akan membantu proses ini, kepada keluarga agar tabah atas musibah ini,” ujar Tatan.

Sementara, pihak Jasaraharja Hidayat mengatakan, kedatangannya ke rumah duka guna memberikan santunan sekaligus unik mengucapkan berbelangsungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan.

“Santunan atau bantuan dari Pemerintah, sebesar Rp 75 juta. Dimana masing-masing korban yang meninggal dunia mendapat Rp 25 juta. Untuk korban luka-luka yang dirawat di rumah sakit Sari Mutiara dan Bina Kasih kita berikan bantuan berupa biaya perawatan ditanggung oleh Jasaraharja. Kepada keluarga kita turut berduka dan semoga amal ibadah alamarhum diterima disisinya,” ungkap Hidayat. (rel/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *