Swurf Band Bicara Soal Imajinasi

MEDAN (bareskrim.com) | Meski terbilang masi baru, band asal Kota Medan bernama Swurf sudah menunjukkan tajinya di industri musik.

Mengusung genre Indie Rock band yang beranggotakan Jeje sebagai bassist, Nunu sebagai gitar vocal, Fadhil sebagai drummer dan ilImam sebagai gitar terbentuk pada 22 Desember 2016, telah merilis single debut mereka yang berjudul “Dalston Fantasy” yang dirilis bulan Mei lalu.

Dikatakan baru, Swurf sudah sering tampil di acara-acara musik Kota Medan. Mereka sudah pernah tampil diberbagai event, seperti pembuka pada saat acara Medan Local Market x Businnes Work Project di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik USU.

Selain itu, Swurf Band juga beberapa kali menjadi pengisi acara di berbagai acara Pentas Seni di sekolah-sekolah, seperti acara pentas seni di SMA Negeri 2 Medan dan di SMA Harapan 3 Medan.

Swurf Band juga pernah menjadi pengisi acara di beberapa cafe di Kota Medan dalam acara di Rock Coffe bertema Stoner Swamp.

Mereka juga pernah menjadi salah satu pengisi acara yang diselenggarakan oleh jurusan Teknik Industri USU pada 30 April 2017. Dari serangkaian acara yang telah diisi oleh Swurf diatas mereka juga diundang untuk mengisi acara di Cafe Old Time Kopi Thua yang berada di jalan Ringroad Gagak Hitam, Medan.

“Kami terinspirasi oleh musik luar seperti Dinosaur Jr,” ucap Nunu.

Berbicara soal lagu perdana mereka bertemakan imajinatif. “Lagu ini bercerita tentang anak kecil yang terkena tindakan asusila atau pedofilia, dalstons disini maksudnya adalah setan tetapi berupa manusia. Maksud dari setan itu adalah sifat manusia itu sendiri,” imbuh vokalis Swurf ini. (rel/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *