Masyarakat Aceh Utara dan Pidie Serahkan 5 Pucuk Senpi Sisa Konflik ke TNI

LHOKSEUMAWE (bareskrim.com) | Bertepatan menjelang menyambut peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan ke 72 Republik Indonesia (HUT RI), masyarakat Kabupaten Aceh Utara menyerahkan sebanyak 5 pucuk senjata api (senpi) yang masih aktif lengkap dengan magajen dan puluhan amunisi kepada TNI jajaran Korem 011/Lilawangsa.

Penyerahan 5 puncuk senpi terdiri dari 3 senjata laras panjang jenis AK dan 2 pucuk pistol, diterima langsung oleh Komandan Korem 011/Lilawangsa, Kolonel Inf Agus Firman Yusmono didampingi Dandim 0103/Aut Letkol Kav Fadjar Wahyudi Broto, para Komandan Satuan Dinas Jawatan Lhokseumawe, para Kasi dan Kapenrem 011/LW, Dantim Intel Rem 011/LW.

Komandan Korem 011/Lilawangsa Kolonel Inf Agus Firman Yusmono mengatakan, sebanyak 5 pucuk senpi yang diserahkan oleh warga Kabupaten Aceh Utara adalah hasil dari pengalangan kegiatan Operasi Teritorial (Opster) TNI tahun 2017 yang dilaksanakan di wilayah Kodim 0103/Aut jajaran Korem 011/LW, sedangkan 1 pucuk paras panjang jenis Ak diserahkan oleh warga masyarakat Kabupaten Pidie.

Danrem mengungkapkan, penyerahan sebanyak 5 pucuk senpi tersebut atas dasar kesadaran masyarakat itu sendiri
“Diharapkan dengan terlaksananya kegiatan Opster TNI, kedekatan masyarakat kepada TNI semangkin erat dan menyatu bersama-sama mendukung demi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat serta rasa tergugahnya hati dan pemikiran masyarakat di Wilayah jajaran Korem 011/LW, khususnya masyarakat Kabupaten Aceh Utara,” ucapnya.

Kolonel Agus mengucapkan terimakasih kepada warga Kabupaten Pidie dan Kabupaten Aceh Utara, yang telah sukarela menyerahkan senjata api kepada pihak TNI.

“Ini adalah bukti akan pentingnya kehadiran TNI melalui kegiatan Opster Teritorial (Opster) tahun 2017 di wiilayah Kabupaten Aceh Utara, sehingga kehadiran TNI di tengah-tengah masyarakat dapat menyadari masyarakat dan membawa ketenangan dan keamanan di daerah masyarakat tersebut,” harapnya.

Selain itu, Danrem mengimbau, bagi masyarakat yang tahu dan masih menyimpan senjata api sisa konflik atau yang menggunakan sejata ilegal agar segera menyerahkan ke pihak berwenang, baik kepada TNI maupun Polri,” pintanya.

“Jangan takut, tidak akan ada tindakan hukum, bagi yang sadar untuk menyerahkan senjata api. Silahkan serahkan ke aparat TNI maupun Polri terdekat, bila masih ragu silahkan melalui saya di Korem 011/LW,” imbaunya. (rel/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *