Tak Tahu Malu!!! Mantan Pejabat di Agara Masih Kuasai Mobil Dinas

KUTACANE (bareskrim.com) | Mantan pejabat teras di Pemkab Aceh Tenggara dikabarkan masih mengkuasai mobil dinas jenis mobil Toyota Kijang dan Innova.

Hal itu dikatakan Kepala Bidang Aset Badan Pengelolaan Keuangan dan Kekayaan Daerah (BPKKD), Weldan Prahasandika Yuda SSTP, Selasa (8/8/2017), di ruang kerjanya.

Menurutnya, ada sekitar 18 unit mobil dinas yang belum dikembalikan oleh para pejabat, padahal mobil-mobil ini akan didata dan di lelang.

Disebutkan, sejumlah mobil yang belum dikembalikan, seperti mobil di Dinas Pariwisata, Dinas Kesehatan, juga mobil yang ‘dikuasai’ oleh sejumlah Kepala bagian di Pemerintah Kabupaten Agara.

Belum dikembalikannya mobil – mobil dinas itu berpengaruh terhadap penghargaan WTP, karena sejauh ini pihaknya belum melakukan pendataan aset.

Disisi lain, padahal pihak bidang aset telah beberapa kali menyurati. Terakhir dengan surat Sekda dengan nomor 028/179/2017 pada tanggal 7 Juli 2017 dan nomor surat tugas penarikan 094/113/2017 pada tanggal 10 Juli 2017, meminta bersangkutan untuk segera mengembalikan aset negara yang dibeli menggunakan uang rakyat.

“Namun hingga memasuki Agustus 2017, belum ada iktikad baik dari pada pejabat yang bersangkutan,” cetusnya.

Terkait hal ini, Sekda LIRA Agara, Suharto, Selasa (8/8/2017), mengatakan, para pejabat teras Agara yang sudah pansiun masih juga tetap menguasai mobil dinas milik Pemkab Agara.

Menurutnya, mantan pejabat itu sudah tak punya malu dan kejadian ini ini dikarenakan tidak tegasnya kepala daerah di Kabupaten agara.

“Ini miris dan seakan para pejabat itu tidak punya moral dan malu yang masih menguasai mobil dinas yang dibeli mengunakan uang rakyat. Ini membuktikan kurang ketegasan dan kewibawaan pemimpin,” kata Suharto.

Menurut Suharto, padahal bila surat permintaan untuk pemulangan sudah disampaikan oleh pihak terkait kepada bersangkutan, sudah sepetutnya pihak Pemda Agara untuk menjemput paksa.

“Bila Pemda komitmen untuk menarik mobil itu bisa mempolisikan para pejabat yang tak tahu malu itu dengan delik penggelapan aset negara,” ucapnya.

LIRA berharap, Bupati Agara turun tangan untuk mendata kembali mobil-mobil dinas yang berada dalam penguasaan orang yang tak berhak itu. (ijal/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *