Giliran Kurir Sabu Ditembak Polisi | Pelaku Berasal dari Aceh

MEDAN (bareskrim.com) | Kurir sabu asal Desa Meunasah Bapen Kecamatan Samalanga Kabupaten Aceh Utara Abdul Samad (48), diamankan petugas Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sumut.

Namun saat penangkapan tersebut tidak berjalan mulus lantaran sang kurir sempat berusaha melarikan diri dan melawan petugas. Tak ayal, si kurir pun lantas ditembak petugas untuk melumpuhkannya.

Dari pria yang ditangkap di kawasan Besitang Kabupaten Langkat tersebut, petugas mendapatkan barang bukti 4 Kilogram sabu.

Kasubdit II Ditresnarkoba Polda Sumut, AKBP Hilman Wijaya menjelaskan, penangkapan kurir narkoba lintas provinsi ini berawal dari informasi masyarakat bahwa adanya seorang kurir narkoba yang kerap bepergian dari Aceh ke Medan. Selanjutnya tim Subdit II Ditresnarkoba melakukan penyelidikan.

“Dua minggu dilakukan penyelidikan, target kita perhatikan kerap menggunakan mobil rental. Lalu setelah kita pastikan target itu benar-benar kurir kita langsung melakukan pengejaran dan kita hadang di kawasan Besitang,” kata AKBP Hilman kepada awak media, Senin (28/8/2017).

Setelah melalui aksi kejar-kejaran, petugas yang kemudian berhasil menangkap tersangka dan menggeledah isi mobil yang ditumpangi pelaku. “Saat penggeledahan itulah ditemukan barang bukti narkotika jenis sabu di dalam tas tersangka. Narkoba itu dikemas dalam bungkusan teh serta diplester lakban coklat,” jelasnya.

Sementara itu, tersangka mengaku baru kali ini menjalankan aksinya. Namun menurut Hilman, polisi tidak akan percaya begitu saja sebab dari hasil penyelidikan, tersangka sudah berulang kali mengedarkan narkoba di Medan.

“Untuk penerimanya di Medan belum berhasil kita tangkap sebab tersangka sama penerima tidak saling kenal. Pasalnya tersangka juga tidak tahu barang ini akan diserahkan kepada siapa sesampainya di Medan. Dia hanya menunggu arahan bos nya yang akan menghubunginya sesampainya di Medan melalui telepon,” bebernya.

Saat ini, sambungnya, pelaku beserta barang bukti sudah dibawa ke Polda Sumut untuk pemeriksaan lebih lanjut. “Ada kemungkinan sabu ini dari jaringan yang sama, yang sudah kita ungkap dulu. Sebab dari bungkusannya yang dikemas dalam bungkusan teh, sabu ini berasal dari Malaysia,” katanya. (amri/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *