Ampun Pak!!! Dua Begal Karyawati Toko Roti Aroma Terkapar Ditembak Polisi

MEDAN (bareskrim.com) | Petugas Subdit III Jahtanras Ditreskrimum Polda Sumut, Senin (30/10/2017), menembak dua pelaku begal yang merampok seorang karyawati toko roti Aroma bersama ayahnya di kawasan Mariendal, pada (18/10/2017).

Kedua tersangka masing-masing Niko Pradana Yusuf Lubis alias Dana (19), warga Desa Patumbak II Lantasan Lama Pasar 4 Kecamatan Patumbak berperan sebagai joki dan M Yusuf Nasution alias Yusuf (19), warga Dusun III Lantasan Lama Pasar 4 Patumbak yang berperan sebagai ‘pemetik ‘ tas korban.

“Saat akan ditangkap di kawasan Pasar IV Patumbak, keduanya mencoba kabur sehingga anggota melakukan tindakan terukur menembak tepat di kaki para pelaku,” kata Direktur Reskrimum Polda Sumut, Kombes Andi Rian melalui Kasubdit III Jahtanras, AKBP Faisal Napitupulu, Senin (30/10/2017).

Informasi diperoleh, kasus begal yang dialami korban telah menjadi viral di media sosial (medsos). Atas laporan tersebut, Subdit III Jahtanras Poldasu dipimpin AKBP Faisal Napitupulu membentuk Tim melakukan penyelidikan.

Tepatnya (29/10/2017), tim 2 dipimpin AKP Fery Kusnadi SH dan tim dipimpin 6 Iptu Budi berhasil mengumpulkan data dan mengetahui keberadaan pelaku begal ini.

Tanpa menunggu waktu, kedua tim ini pun bergerak ke Pasar IV Patumbak. Apalagi AKP Fery Kusnadi SH merupakan mantan Kanit Reskrim Polsek Patumbak sehingga mengenal betul kawasan tersebut.

Akhirnya, di saat melakukan penangkapan kedua pelaku berusaha melarikan diri sehingga petugas memberikan tindakan tegas dan terukur kepada keduanya dan selanjutnya diboyong ke RS Bhayangkara Medan, guna perawatan medis.

AKBP Faisal kembali menambahkan, tersangka Niko yang berperan sebagai joki mendapat bagian uang Rp 1,2 juta, sedangkan tersangka Yusuf yang berperan sebagai ‘pemetik’ memperoleh Rp 2,8 juta dari satu buah tas berisikan uang tunai sebesar Rp 4 juta milik korban.

“Turut kita amankan satu unit Honda Scoopy yang digunakan tersangka, baju kaos putih dan celana jeans milik tersangka beserta satu unit Hp,” tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, seorang karyawati toko roti Aroma Bakery, dibilangan Villa Gading Mas Marendal, Rika Apriani alias Rika Cantik (22), dirampok kawanan jambret di kawasan Jalan Karya Pasar IV Marendal, (18/10/2017) sekira pukul 22.45 WIB.

Selain Rika, ayahnya, Poniran (50), juga turut mengalami luka akibat kejadian tesebut. Ikhwal terjadinya perampokan tersebut ketika korban dijemput sang ayah dari tempatnya bekerja. Namun saat di perjalanan pulang, secara tiba-tiba kendaraan korban dipepet dua pelaku menggunakan sepeda motor yang langsung merampas tas korban.

Akibat kejadian itu, Rika bersama ayahnya terjatuh dan tas berisikan uang dan handphone serta barang berharga lainnya berhasil dikuasai pelaku. Namun sepeda motor korban tidak berhasil dirampas para pelaku.

Sebab, pelaku langsung kabur karena melihat kedatangan warga di lokasi kejadian dan menyelamatkan nyawa kedua korban yang sudah terluka berat, hingga kejadian itu menjadi viral di medsos. (amri/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *