Akhirnya Kadishub Samosir Diperiksa Polisi

MEDAN (bareskrim.com) | Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Samosir, Nurdin Siahaan menjalani pemeriksaan intensif di ruang penyidik Subdit III/Umum Direktorat Reskrimum Polda Sumut, sejak pagi hingga, Kamis (12/7/2018) malam.

Yang bersangkutan dapat ditahan, bisa juga tidak tergantung hasil penyidikan dan kewenangan penyidik. “Tersangka (Kadishub Samosir) masih diperiksa. Besok saja (maksudnya keterangan) sekalian,” ujar Direktur Reskrimum Polda Sumut, Kombes Andi Rian kepada awak media.

Andi Rian juga belum bersedia memberikan keterangan lebih rinci, termasuk ketika ditanya soal jumlah pertanyaan yang dicecarkan kepada tersangka kasus tenggelamnya KM Sinar Bangun di perairan Danau Toba tersebut.

Senada dengan Andi Rian, Kasubbid Penmas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan menuturkan, hingga sekira pukul 18.00 WIB, tersangka Kadishub Samosir, Nurdin Siahaan masih diperiksa intensif. Dia menyebut, tersangka dapat ditahan, bisa juga tidak.

“Soal penahanan, itu kewenangan penyidik. Yang jelas, sampai sore ini tersangka masih diperiksa intensif. Nanti keterangan lebih lanjut, kita sampaikan,” kata MP Nainggolan.

Informasi diperoleh, Nurdin Siahaan menghadiri panggilan penyidik Subdit III/Umum Ditreskrimum Polda Sumut sejak pagi, sekira pukul 08.00 WIB, dan belum selesai hingga pukul 18.00 WIB.

Sebelumnya, dalam kasus tenggelamnya KM Sinar Bangun di perairan Danau Toba pada (18/6/2018), Kadishub Samosir Nurdin Siahaan telah ditetapkan sebagai tersangka menyusul empat tersangka lainnya, yakni nahkoda sekaligus pemilik kapal Poltak Soritua Sagala, Pegawai Honor Dishub Samosir anggota Kapos Pelabuhan Simanindo, Karnilan Sitanggang, PNS Dinas Perhubungan Samosir Kapos Pelabuhan Simanindo, Golpa F Putra, serta Kepala Bidang Angkutan Sungai dan Danau Penyebrangan (ASDP) Samosir Dishub Provsu, Rihad Sitanggang.

Nurdin Siahaan sempat mangkir dari panggilan penyidik pada (9/7/2018), hingga dilakukan penjadwalan ulang, (12/7/2018). (amri/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *