Beraksi di Angkot ’81’ | Pelaku Curas Ditembak

MEDAN (bareskrim.com) | Tim Penanganan Gangguan Khusus (Pegasus) Polsek Patumbak, meringkus seorang pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) yang sering beraksi di dalam angkutan kota (angkot) pada (25/1/2019).

Pelaku dimaksud adalah Ricardo Simatupang alias Cardo (34), penduduk Jalan Tuar Gang Lukah, Kelurahan Timbang Deli, Kecamatan Medan Amplas, Kota Medan.

Pelaku yang pengangguran ini diringkus Tim Pegasus Polsek Patumbak setelah merampok korbannya, Harison Saputra Panjaitan (22), warga Jalan Sempurna Gang Baru No.41-B Kelurahan Sudirejo I, Kecamatan Medan Kota.

“Pelaku merampok korbannya yang merupakan seorang mahasiswa saat hendak pulang ke rumahnya dengan menumpang angkot Morina 81 pada Sabtu (19/1/2019) sekira pukul 19.00 WIB,” kata Kapolsek Patumbak, AKP Ginanjar Fitriadi SH SIK melalui Kanit Reskrim Iptu Budiman Simanjuntak SE MH, (26/1/2019).

Lanjut dikatakannya, saat korban berada di dalam angkot Morina 81 dan hendak menuju pulang ke rumahnya, di tengah perjalanan angkot diberhentikan pelaku dan langsung menanyakan kepada korban, bahwa korban membawa narkoba.

“Di bawah ancaman senjata tajam, pelaku meminta uang korban dan setelah mendapat uang pelaku pergi meninggalkan korban. Atas kejadian tersebut korban membuat laporan pengaduan (LP) di Polsek Patumbak,” jelas Iptu Budiman.

Berdasarkan LP dari korban, sambung Budiman, kemudian tim pegasus menindaklanjuti laporan korban setelah terlebih dahulu mengintrogasinya untuk mengetahui ciri-ciri pelaku.

“Pelaku akhirnya berhasil diringkus tim pegasus di seputaran terminal Amplas saat akan melakukan aksinya kembali. Namun saat dilakukan pengembangan, pelaku berusaha melarikan diri dan atas tindakan pelaku tim pegasus melakukan tindakan tegas terukur dengan menembak kaki pelaku,” ungkap Iptu Budiman.

Kini, tambah Iptu Budiman, tersangka sudah ditahan dan dijebloskan ke sel tahanan Mapolsek Patumbak untuk mempertanggunggjawabkan perbuatannya.

“Pelaku dipersangkakan melanggar ketentuan sebagaimana diatur dalam Pasal 365 KUHPidana tentang pencurian dengan kekerasan yang mana ancaman hukuman penjaranya di atas tujuh tahun,” tandas Iptu Budiman. (amri/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *