4 Satpam Kampus UNIMED Ditangkap Pegasus Satreskrim Polrestabes Medan

MEDAN (bareskrim.com) | Tewasnya dua pria bernama, Joni Pernando Silalahi (30) warga Jalan Tangkul Nomor 36 Medan Tembung dan Stepen Sihombing (21) warga Jalan Perjuangan Nomor 3 Medan, yang dituduh mencuri helm di lingkungan Kampus Universitas Negeri Medan (UNIMED), Tim Pegasus Unit Pidum Sat Reskrim Polrestabes Medan, mengamankan 4 orang pelaku oknum petugas keamanan kampus Unimed, Jumat (22/2/2019).

Keempat petugas dimaksud berinisial, MP (22) warga Kelurahan Gaharu, Kecamatan Medan Timur, BP (18) warga Jalan Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan, M AK (21) warga Kelurahan Terjun Medan Marelan dan FR (26)

Kepada wartawan, Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dr H Dadang Hartanto SH SIK MSi melalui Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Putu Yuda Prawira SIK MH, membenarkan pihaknya telah mengamankan empat petugas keamanan UNIMED, Jalan Willem Iskandar/Pasar V Barat Dusun VIII, Desa Medan Estate, Kecamatan Percut Sei Tuan.

“Benar. Empat security yang diamankan tersebut terkait tewasnya terduga pencuri helm di kampus itu,” ujar AKBP Putu Yudha Prawira kepada wartawan.

Lebih lanjut dijelaskan Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Putu Yudha, penganiayaan terhadap kedua korban hingga tewas terjadi pada hari, Selasa 19 Februari 2019 sekitar Pukul 17.30 WIB ketika korban yang dituding mencuri helm tidak bersedia membuka bagasi sepeda motornya.

“Jadi, para petugas keamanan tersebut menghadang lalu berusaha memborgol serta menganiaya kedua korban ketika yang bersangkutan memberontak dan tidak mau membuka bagasi sepeda motor yang dikendarainya,” jelas Kasat Reeskrim Polrestabes Medan.

Sambung AKBP Putu Yudha, pihaknya yang menerima informasi perihal kejadian tersebut langsung melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan para pelaku.

Usai diamankan, para pelaku dijebloskan ke dalam jeruji pengap rumah tahanan Mapolrestabes Medan. “Para pelaku terbukti melanggar ketentuan yang diatur dalam Pasal 170 Jo 351 ayat 3 KUHPidana,” pungkasnya. (nico/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *