Labfor Polri Cabang Medan Dalami Kandungan Ekstasi PMMA

MEDAN (bareskrim.com) | Pihak Laboratorium Forensic (Labfor) Polda Sumut sampai saat ini masih mendalami kandungan pil ekstasi PMMA (Para Methoxy-N- Methylamphetamine).

“Pil ini tidak bisa terdeteksi mengandung PMMA (p-Metoksi Metafetamina) bila hanya mengandalkan uji labfor,” kata Wakil Direktur Resnarkoba Poldasu, AKBP Frenky Yusandhy, Minggu (24/2/2019).

Untuk mengetahui kandungan ekstasi tersebut, sambungnya, harus menggunakan alat pendeteksi.

Dia menyebutkan, saat ini ekstasi jenis baru ini mulai masuk ke Indonesia termasuk Kota Medan yang kemarin peredarannya digagalkan Polda Sumut sebanyak 10.000 butir.

“Ekstasi jenis baru ini rumus kimianya C11H17NO. Kalau tidak salah termasuk dalam golongan I nomor urut 81 sudah keseluruhan PMMA,” jelas Frenky.

Namun, kata dia, dalam hal efek halusinasi dan adiktif, pil ekstasi ini memang sama dengan jenis pil ekstasi yang sudah beredar pada umumnya. Hanya saja, bagi penggunanya jika dilakukan tes urine, hasil yang didapatkan akan negatif.

“Jadi, ini jenis baru yang telah beredar di wilayah Indonesia. Inovasi (ekstasi) ini dilakukan untuk mengecoh masyarakat,” terangnya.

Sebelumnya, Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Utara berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jaringan internasional dari Malaysia untuk masuk ke wilayah Sumut.

Dalam pengungkapan tersebut, kepolisian menangkap seorang kurir berinisal HY, serta menyita sebanyak 55 Kg narkotika jenis sabu dan 10.000 butir pil ekstasi jenis baru.

Pada penangkapan itu, pihaknya terpaksa memberikan tindakan tegas terukur kepada HY berupa tembakan di bagian kakinya.

Penangkapan terhadap HY dilakukan dari dalam bus Simpati Star ketika membawa narkoba tersebut dari Aceh menuju Medan, tepatnya di jalan lintas Medan-Banda Aceh, Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat, Selasa (19/2/2019) pukul 00.30 WIB.

Saat ditangkap, dari tiga tas jinjing tersangka, petugas menemukan 40 Kg sabu dibungkus kemasan teh cina, dan 10.000 butir pil ekstasi berlogo ikan warna orange.

Kemudian, dari koper yang dibawa HY juga ditemukan 10 Kg sabu dibungkus kemasan teh cina, serta dari ranselnya 5 Kg sabu juga dibungkus teh cina berlebel Guan Yin Wang. (amri/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *