Aceh TerkiniHeadlineIndeks

Teror Pers | Rumah Wartawan Serambi Diduga Dibakar OTK

KUTACANE (bareskrim.com) | Kebebasan Pers di era digitalisasi merasa terintimidasi. Sejumlah kasus kekerasan pers dan teror masih menghantui bagi profesi jurnalis.

Bahkan, pelaku kekerasan terhadap pekerja pers tak segan-segan menunjukan sikap kriminalitas dan arogansinya yang ujung-ujungnya masuk ke ranah hukum.

Mirisnya lagi, teror ancaman kerap diperoleh awak media setelah melakukan sorotan pemberitaan kepada seseorang. Dugaan teror itu datang dari orang tak dikenal (OTK) yang diperkirakan ‘disewa’ oleh oknum yang tak bertanggungjawab.

Dugaan teror itu kini dialami Asnawi (35), wartawan Harian Serambi Indonesia, warga Desa Lawe Loning Aman Kecamatan Lawe Sigala-gala Kabupaten Aceh tenggara (Agara), dimana rumahnya diduga dibakar orang tak dikenal (OTK), Selasa (30/7/2019).

Nawi mengaku, rumah yang dihuni bersama keluarga kecilnya mengalami musibah kebakaran. “Diduga kuat kejadian ini terkait masalah pemberitaan,” ujarnya kepada awak media.

Ia menjelaskan, untungnya tidak ada korban jiwa, namun mengalami kerugian material berupa satu unit mobilio dan seisi rumah hangus terbakar yang diperkirakan senilai 500 juta rupiah.

Nawi menceritakan, kejadian itu sekitar pukul 01.30 WIB, disaat keluarganya lagi tertidur. “Istri saya mendadak bangun dan memberi tahu bahwa rumah terbakar. Saya langsung bangun dan membawa lari anak-anak yang lagi tertidur,” kata Nawi.

Kecurigaan korban rumahnya dibakar OTK semakin kuat, karena di depan pintu rumahnya ada terlihat mancis yang sudah terbakar. Nawi mengaku tidak tahu motif teror apa yang dialamatkan padanya. “Diduga kuat kejadian ini disebabkan karena Masalah pemberitaan.

“Saya berharap tim indenfikasi dari Satres Polres Agara setelah melakukan olah TKP untuk secepatnya mengungkap pelaku yang telah membakar rumah saya,” harapnya. (ijal/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button