Ditres Narkoba Poldasu Ungkap Peredaran Narkoba | Satu Tersangka Tewas Ditembak

MEDAN (bareskrim.com) |Satu orang dari delapan tersangka jaringan narkoba yang ditembak personel akhirnya meninggal dunia dalam perjalanan ke rumah sakit.

Hal itu diungkapkan Kapolda Sumut, Irjen Agus Andrianto dalam konfrensi pers keberhasilan Ditresnarkoba Polda Sumut mengungkap jaringan peredaran narkoba, di Rumah Sakit Bhayangkara Medan, Rabu (28/8/2019).

Untuk itu, Kapolda terus menerus meminta masyarakat untuk jauhi narkoba dan perederannya serta bagi yang menjadi pemakai maupun pengedar untuk insaf dari perbuatannya.

Diakui Kapolda, wilayah Sumut adalah daerah yang rawan dan menjadi pintu masuk peredaran narkoba dari luar.

Saat menguji ‘barang haram’ di Rumah Sakit Bhayangkara Medan itu, awak media diminta memilih beberapa bungkus ‘barang haram’ jenis sabu dan ganja untuk di uji agar diketahui apa saja yang terkandung di dalamnya.

Setelah dilakukan uji labfor, perwakilan personel labfor Polda Sumut mengatakan bahwasanya semua ‘barang haram’ yang di uji merupakan sabu dan ganja.

Direktur Resnarkoba Polda Sumut, Kombes Hendrik Marpaung menyampaikan kronologis penangkapan kedelapan tersangka itu.

Dalam penangkapan pertama petugas berhasil mengamankan tersangka I dan ME saat mengendarai sebuah mobil angkutan kota (angkot) warna kuning BK 7225 DM di Jalan Selamet Ketaren persis depan Rumah Sakit Haji Medan, Selasa (20/8/2019).

Dari penangkapan itu, petugas berhasil temukan ganja 70 Kg di dalam plastik sayur.

‚ÄĚJadi modus tersangka ini membawa sabu dengan cara menyimpannya di dalam bungkusan sayur, namun karena kejelian petugas, sabu yang disimpan tersangka berhasil ditemukan,” jelas Hendrik Marpaung.

Dilanjutkan Hendrik, dari hasil interogasi kedua tersangka ditemukan bahwa ada seorang warga di Kabupaten Asahan yang memiliki sabu.

Dari keterangan itu, petugas berhasil mengamankan tersangka AAS di Jalan Latsitarda Nusantara 8 Kecamatan Kisaran Timut, Kabupaten Asahan beserta barang bukti sabu seberat 2 Kg, Jumat (23/8/2019).

Selanjutnya, dari pengakuan AAS di ketahui ada dua tersangka sedang membawa sabu dari Medan ke Binjai.

Mengejar dua pelaku itu, sambung Hendrik Marpaung, petugas melakukan pengembangan hingga akhirnya pada hari Minggu (25/8/2019) sekitar pukul 09.00 WIB, kembali berhasil meringkus tersangka M dan FHP serta 1 Kg sabu dan 2.9 Kg ekstasi, di Komplek Abdul Hamid Jalan Medan Binjai.

Namun, sebut Hendrik Marpaung, ada hal yang menarik yakni, tangkapan sabu seberat 70 Kg yang diletakan dalam sebuah ban yang diangkut dengan sebuah mobil pick up Grand Max BK 8035 PK dengan tersangka FHP dan AC di Jalan Megawati, Binjai.

Saat ini ketujuh tersangka yang terancam hukuman pidana dengan pidana mati, pidana penjara seumur hidup atau paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun itu diamankan di Mapolda Sumut untuk diproses lebih lanjut beserta barang bukti. (amri/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *