Dugaan Penipuan | Wali Kota Pematangsiantar Penuhi Panggilan Penyidik

MEDAN (bareskrim.com) | Wali Kota Pematangsiantar, Hefriansyah Noor memenuhi panggilan penyidik Subdit II Harta Benda Bangunan dan Tanah (Harda Bangtah) Ditreskrimum Polda Sumatera Utara, Jumat (6/9/2019). Dia diperiksa sebagai saksi atas perkara dugaan penipuan dan penggelapan.

“Iya, Wali Kota Siantar Hefrianysah Noor sudah diambil keterangannya, sebagai saksi dugaan penipuan dan penggelapan atas nama pelapor Rusdi Taslim,” ujar Kasubdit II Harda Bangtah Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumut, AKBP Edison Sitepu, ketika dikonfirmasi awak media di Mapoldasu.

Kasus yang menyeret nama Wali Kota Pematangsiantar sebagai saksi ini diduga dilakukan oleh Benny Harianto Sihotang SE, masalah proyek di tahun 2018. Kasus yang sudah berjalan satu tahun lebih ini akan dipelajari oleh Subdit II Harda Bangtah.

“Kita memanggil Wali Kota Siantar sebagai saksi untuk mengetahui bagaimana aturan yang telah disepakati ke dua pihak. Kasus ini baru kita tangani, dilimpahkan dari Subdit IV Renakta Ditreskrimum,” tandasnya.

Apakah penyidik ada kendala menangani kasus ini sehingga berjalan sampai satu tahun, Edison mengaku tidak mendapatkan kendala.

“Kita pelajari dahulu kasusnya, tidak ada kendala, kasus ini baru kita pegang, kasus ini kasus proyek dan sebelumnya ditangani oleh subdit lain,” pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, Wali Kota Pematangsiantar diperiksa sebagai saksi atas perkara tindak pidana dugaan penipuan dan penggelapan sesuai Pasal 378 atau 372 KUHPidana yang diduga dilakukan oleh Benny Harianto Sihotang SE. Pelapor dalam perkara ini adalah Rusdi Taslim tertanggal 15 Februari 2018. (amri/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *