Kejaksaan Kembalikan Uang Hasil Korupsi 800 Juta Ke Kas Pemkab Agara

KUTACANE (bareskrim.com) | Kejaksaan Negeri Aceh Tenggara (Kejari Agara) mengembalikan uang hasil korupsi sebesar Rp 800 juta ke Kas daerah, berlangsung di Kantor Kejaksaan setempat, Selasa (17/9/2019).

Penyerahan diterima Sekda Aceh Tenggara Muhammad Ridwan. Sementara uang tersebut merupakan pengungkapan kasus terhadap oknum anggota dewan periode 2014- 2019 yang terlibat tindak pidana korupsi.

Kendati sudah ditetapkan sebagai tersangka dan dikeluarkannya keputusan hukum tetap, bersangkutan masih menerima gajinya sebagai Anggota Dewan dalan kurun waktu sebelum di lakukan Pergantian Antar Waktu (PAW).

“Kerugian uang negara itu merupakan gaji oknum Anggota dewan dari Partai Golkar MH. Selama 27 bulan, terhitung Desember 2015 hingga tahun 2017. Selain gaji uang dikembalikan juga berupa dana reses dan perjalan dinas,” kata Kepala Kejaksaan Negeri Aceh Tenggara Fitrah SH.

Pengembalian dilakukan terdakwa MH secara bertahap, dimana sebelumnya melalui pihak sektariat dewan dengan jumlah uang sebesar Rp 350 juta. Lalu melalui rekening BRI Dinas Keuangan.

“Penyelesaian kasus ini melalui APIP APH karena menurut kami ini, murni kelalaian, bukan ada perbuatan yang melawan hukum,” jelasnya.

Sementara Sektaris Daerah Muhammad Ridwan mengucapkan terimakasih, kepada pihak kejaksaan Aceh Tenggara karena telah membantu pihaknya dalam penyelamatan uang negara. Untuk itu dirinya akan segera mengeluarkan Qanun, agar uang tersebut bisa digunakan untuk pembangunan di daerah ini.

“Hal ini akan kami sampaikan dalam rapat SKPK, karena kita menilai komitmen Kejaksaan dalam memberantas korupsi sangat tinggi,” katanya. (ijal/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *