Warga Desa Terpapar Kabut Asap | Asian Agri Bagikan Masker dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis

RIAU (bareskrim.com) | Paparan kabut asap yang terjadi saat ini tentu saja memprihatinkan bagi kita bersama karena dapat menggangu kesehatan masyarakat.

Oleh karena itu, Asian Agri melalui unit bisnisnya PT. Inti Indosawit Subur kembali melakukan program CSR (Corporate Social Responsibility) untuk bisa membantu masyarakat yang terpapar kabut asap melakukan tindakan preventif berupa pemeriksaan kesehatan gratis, sekaligus pembagian masker.

“Melihat dampak paparan kabut asap yang berlangsung saat ini, maka Asian Agri berinisiatif melakukan langkah preventif untuk menjaga kesehatan warga sekitar operasional perusahaan melalui program pemeriksaan kesehatan dan pembagian masker gratis,” pungkas Welly.

“Harapan kami, dengan adanya program ini maka masyarakat desa bisa memanfaatkan program ini yang langsung kami lakukan di desa setempat. Sehingga selain masyarakat umum , lansia dan balita yang mungkin kesulitan untuk mobilisasi ke akses kesehatan terdekat, juga dapat memanfaatkan kegiatan ini karena acara ini langsung kami lakukan di desa,” ujar Welly Pardede, Head CSR Asian Agri.

Selain itu, pada kesempatan ini, Asian Agri juga mengajak warga untuk memahami bahaya karlahut, agar secara bersama-sama bisa menjaga daerahnya bebas dari api.

“Kita sudah merasakan bagaimana dampak karlahut yang sangat menggangu aktifitas kita, bahkan juga menggangu kesehatan kita. Belum lagi dampak-dampak negatif lainnya dari karlahut. Oleh karena itu kami mengajak kita semua untuk bisa lebih waspada dan menjaga lingkungan kita terbebas dari karlahut agar hidup kita semua menjadi sehat,” ajak Welly.

Dalam aksi sosial tersebut, PT IIS menyediakan tenaga medis sebanyak 2 dokter, yakni dr Yudi Candra dan dr Adib serta 3 perawat untuk melayani warga yang berobat.

Pemeriksaan kesehatan dan pembagian masker gratis yang berkolaborasi dengan puskesmas dan pemerintah desa setempat ini di lakukan di Kantor Desa Penyabungan, Kecamatan Merlung Kabupaten Tanjung Jabung Barat Provinsi Jambi pada 17 September 2019.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Merlung, dr Erwin Agus mengapresiasi kegiatan yang dilakukan PT Inti Indosawit Subur yang peduli dengan kesehatan masyarakat.

Ia menyebutkan, selain dampak kebakaran hutan dan lahan, pemerintah juga fokus terhadap stunting, dengan memastikan pemenuhan gizi bagi ibu hamil dan bayi setidaknya sampai usia 2 tahun, hal ini untuk menghindari balita tumbuh kerdil / cebol.

“Kami mengapresiasi dan berterima kasih atas kepedulian PT. IIS kepada warga masyarakat yang terdampak kabut asap. Selain terkait kesehatan masyarakat yang terpapar kabut asap, pemerintah juga fokus terhadap stunting. Harapan saya dengan pemberian gizi yang baik maka diharapkan bayi tidak tumbuh cebol,” tandasnya.

Sementara itu, beberapa warga desa yang sudah berusia lanjut, diantaranya yaitu Nyai Tifah (83) dan Datuk Manab (78), sangat berterimakasih pada perusahaan yang peduli sama masyarakat.

“Kami yang sudah tuo-tuo ini, tolong cucung yo tiap tahun kami diperikso yo, supayo kami ko tetep sehat sehat. Kito semuo berdoa semoga perusahaan iko selalu maju dan berkembang,” ucap kedua manula berlogat Melayu Riau. (rel/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *