HeadlineIndeksKriminalitas

Diduga Suruhan Pengusaha | Oknum Tentara Aniaya Edi hingga Babak Belur

Begitu sampai dan bertemu, keempat pelaku langsung menghajar korban hingga babakbelur dan tak berdaya. Abang korban, Herman, yang berusaha melerai, tak luput dari penganiayaan itu. Pun warga tak berani mendekat, karena oknum tentara, Serka H mengeluarkan senjata api.

“Mereka datang naik dua sepeda motor langsung menarik dan mengeroyok saya saat duduk di teras. Abang saya pun ikut dipukuli karena mau melerai. Seorang oknum tentara itu sambil mengeluarkan senjata api mengancam warga supaya jangan mendekat,” ungkap korban kepada awak media di Medan, Minggu (29/9/2019).

Selanjutnya, dalam kondisi tidak berdaya dan berlumuranĀ  darah, korban dipaksa ikut ke sebuah gudang di kawasan Jalan Suasa Medan Marelan. Di tempat itu, korban dipertemukan dengan pengusaha ternama Kota Bangun, berinisial Bo.

“Si Bobo (60), yang saya yakini sebagai otak pelakunya ini, langsung mengambil balok dan menghantam saya. Setelah itu saya ditelanjangi dan ditinggal di gudang,” ujar Edi lagi.

Beruntung, ketika itu ada warga yang mengenali korban dan memberitahukan kepada orang tuanya. Korban kemudian membuat laporan polisi (LP) ke Mapolsek Medan Labuhan dengan LP/605/IX/2019/SU/PEL-BLW/sek-medan Labuhan.

Sementara, Komandan Detasemen (Danden) Intel Kodam I/BB, Mayor Inf Wirya ketika dikonfirmasi mengatakan, pihaknya akan segera menindaklanjuti informasi adanya penganiayaan dilakukan oknum TNI terhadap warga sipil.

“Nanti saya cek dulu ya Bang,” tegasnya.

Sedangkan, orang tua korban, Ali (63), meminta pihak kepolisian segera menangkap para pelaku pengeroyokan tersebut.

“Kalau Polsek Medan Labuhan tidak mampu tangkap pelaku, kami akan melapor kepada Bapak Kapoldasu,” tegas Ali. (amri/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button