Pemasok, Pengedar dan Pengguna Sabu Keciduk

MEDAN (bareskrim.com) | Tim Pegasus Polsek Patumbak yang melakukan penyisiran lokasi rawan narkoba di wilayah hukumnya, Selasa (8/10/2019), berhasil mengamankan 5 tersangka narkoba dari Jalan Perjuangan, Dusun Bulansuari, Medan Amplas, dan seputaran Ringroad, Medan Sunggal.

Dari kelima tersangka, dua diantaranya wanita ini, petugas mendapati barang bukti sebanyak 8 gram sabu, alat isap sabu (bong), mancis, timbangan elektrik dan sejumlah plastik klip kosong.

Lalu petugas memboyong tersangka, CP (46), warga Jalan Perjuangan, Kecamatan Medan Amplas, PN (37), warga Jalan Keramat Kuda, Kecamatan Medan Denai, Yus (39), SR (38) dan RP (33), keduanya warga Jalan Perjuangan, Kecamatan Medan Denai, berikut barang bukti ke Mapolsek Patumbak.

Keterangan diperoleh, penangkapan yang dilakukan petugas berawal dari laporan masyarakat yang menyebut bahwa di rumah kediaman tersangka acap kali dijadikan lokasi transaksi narkoba. Selanjutnya tim pegasus Patumbak pun turun ke lokasi melakukan penyelidikan.

“Setelah kita lidik, anggota yang turun ke lokasi langsung melakukan penggrebekan di rumah tersangka. Hasilnya, kita amankan keempat tersangka (Charles, Poltak, Sandra dan Rosmawati) bersama barang bukti 4 gram narkoba jenis sabu yang disimpan di dalam kotak rokok,” kata Kapolsek Patumbak, AKP Ginanjar Fitriadi melalui Kanit Reskrim, Iptu Gindo Manurung dalam konperensi pers, Sabtu (12/10/2019) sore.

Dijelaskan Gindo, usai mengamankan keempat tersangka, pihaknya pun melakukan pengembangan terhadap tersangka Yus (39), warga seputaran Ringroad, Kecamatan Medan Sunggal yang disebut-sebut menjadi pemasok ‘barang haram’ tersebut ke kawasan Jalan Perjuangan, Kecamatan Medan Amplas.

“Dari pengakuan tersangka Charles sabu tersebut dibelinya Yus. Selanjutnya petugas kita melakukan penyamaran menjadi pembeli (undercover buy) dan berhasil mengamankan tersangka di kawasan Jalan Gagak Hitam, Kecamatan Medan Sunggal, bersama barang bukti 4 gram sabu,” terang Gindo.

Lanjut dikatakan Gindo, jika kini pihaknya masih mendalami keterangan para tersangka guna membongkar jaringan yang disebut-sebut menjadi pemasok narkoba di kawasan Perjuangan, Kecamatan Medan Amplas.

“Untuk tersangka Charles dan Yusrizal merupakan pengedar. Kini kita juga akan berkordinasi dengan Polrestabes Medan guna membongkar jaringan dari tersangka.

Para tersangka kita jerat dengan Pasal 114 ayat (1) Subs 112 ayat (1) UU RI No 35 tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara,” ujar Gindo. (amri/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *