Polsek Patumbak Ciduk Komplotan Begal Spesialis Penumpang Angkutan Umum

MEDAN (bareskrim.com) | Tim Pegasus Polsek Patumbak berhasil meringkus 6 pelaku begal spesialis penumpang yang turun dari bus/mobil angkutan umum dari lokasi berbeda. Dan 5 diantaranya terpaksa ditembak lantaran melawan petugas, Minggu (13/10/2019).

Kapolsek Patumbak, AKP Ginanjar Fitiriadi didampingi Kanit Reskrim, Iptu Gindo Manurung, Senin (14/10/2019) mengatakan, penangkapan terhadap tersangka bermula dari laporan korbannya, Agung Tri Wahyudi yang dirampok usai turun dari bus dikawasan Jalan Sisingamangaraja, Kecamatan Medan Amplas.

“Akibat kejadian tersebut korban kehilangan uang tunai sebanyak Rp 1,3 juta dan 1 unit handphone. Selanjutnya langsung kita lidik dan awalnya berhasil mengamankan kedua pelaku, Binter dan Oky, Sabtu malam kemarin,” ungkap Ginanjar kepada awak media.

Pengakuan mereka, tambah Ginanjar, ada rekannya yang lain ikut melakukan aksi begal tersebut. Petugaspun melakukan pengembangan guna meringkus mereka yang buron.

Namun, saat itu kedua pelaku melakukan perlawanan sehingga terpaksa diberikan tindakan tegas terukur pada bagian kaki pelaku.

Dijelaskan Ginanjar, dari penangkapan kedua tersangka, pihaknya kembali mengamankan 4 pelaku begal lainnya, yaitu Fifin, Jun, Ricky dan Iman.

“Dari keempat pelaku ini, tiga diantaranya (Fifin, Jun dan Ricky) kita berikan tindakan tegas terukur pada kakinya masing-masing. Dalam melancarkan aksinya pelaku selalu menggunakan senjata tajam untuk menakuti korbannya dengan modus duduk di pinggir jalan menunggu penumpang yang turun dari bus maupun angkot,” tegas Ginanjar.

Lanjut Ginanjar, jika pihaknya pun akan terus melakulan razia di wilayah hukumnya guna memberi rasa aman pada masyarakat dalam beraktivitas.

“Kita mengimbau masyarakat untuk terus berhati-hati sebab kejahatan bisa terjadi dimana saja. Dan jika masyarakat melihat ada terjadi aksi kriminal, silahkan lapor ke kita (Polsek Patumbak) maupun Polsek terdekat,” pungkas Ginanjar.

Kini, keenam pelaku begal masing-masing, FJS alias Fifin (34), warga Jalan Pengilar, Kecamatan Medan Amplas, AS alias Jun (31), warga Jalan Araskabu, Kecamatan Lubukpakam, RF (37), warga Jalan Pertahanan, Kelurahan Timbangdeli, Medan Amplas, IS (21), warga Parapat, BS dan OH mendekam dalam rumah tahanan Mapolsek Patumbak.

Sedangkan barang bukti yang disita petugas dari para pelaku berupa, 4 bilah senjata tajam (sajam) jenis pisau stainles, 2 buah handphone, uang tunai sebanyak Rp 50 ribu dan satu unit sepeda motor Suzuko Thunder tanpa plat (nomot polisi). (amri/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *