Polda Sumut Ringkus Perampok Wartawan

“Kita masih terus mengembangkan kasus ini karena sepeda motor korban masih di tangan penadahnya,” kata Direktur Reskrimum Polda Sumut, Kombes Pol Andi Rian melalui Kasubdit III/Jahtanras, AKBP Maringan Simanjuntak didampingi Kanit Ranmor, AKP Otniel Siahaan, SIK, MIK, Selasa (15/10/2019).
Maringan menyebutkan, sepeda motor korban jenis Yamaha N Max nomor polisi BK 3675 AIS yang sudah dijual tersangka kepada penadah, masih dalam pencarian pihaknya.
Selain itu, ada beberapa tersangka lain dalam perampokan itu sudah diamankan Polrestabes Medan karena terlibat aksi kejahatan serupa di tempat kejadian perkara (TKP) berbeda.
“Tapi penyidik kita sudah membuat berita acara pemeriksaan (BAP) terhadap tersangka lain yang diamankan pihak Polrestabes Medan maupun Polsek jajaran,” sebut Maringan.
Dijelaskan Maringan, tersangka Feb alias Andi (33), warga Jalan Bustamam Pasar X Gang Wijaya Kusuma, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deliserdang tersebut ditangkap, Minggu (13/10/2019) di kediamannya.
“Kita berhasil menangkap pelaku atas keterangan korban dan saksi-saksi yang menyebutkan ciri-cirinya,” jelas Maringan.
Perampokan itu dialami korban saat melintas di jalan besar Medan -Namorambe, Kabupaten Deliserdang pada Minggu (28/7/2019) sekira pukul 03.30 WIB.
Ketika itu, korban mengendarai sepeda motor N Max dipepet dan dipaksa berhenti oleh segerombolan pemuda berjumlah sekira enam orang menaiki sepeda motor dan mengacungkan senjata api (senpi) serta senjata tajam (sajam).
“Korban dipaksa untuk menyerahkan sepeda motornya. Ancaman senjata pelaku itu membuat korban pasrah,” ujar Maringan.
Nasib yang dialami korban kemudian dilaporkan ke Mapolda Sumut. Korban menyebut kerugiannya ditaksir mencapai nilai sekira Rp 36,6 juta, karena selain sepeda motor, 1 handphone merek iphone 7 Platinum, 2 ATM, BPJS atas nama korban dan Azelia Ramadhani Lubis (anak), Indah Trisna Sari, Raja Khaikal Siregar dan kartu Pers digondol pelaku.
Atas perbuatannya, tersangka diganjar pasal 365 KUHPidana tentang pencurian dengan kekerasan (curas) dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara. (amri/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *