Polda Ringkus Perampok Mengaku Anggota Polisi

MEDAN (bareskrim.com) | Dua perampok truk yang mengaku anggota polisi di jalan lintas Sipolha Horisan, Pematang Sidamanik, Kabupaten Simalungun, diringkus petugas Subdit III/Jatanras Direktorat Reskrimum Polda Sumut. Polisi juga masih memburu tiga pelaku lainnya.

“Dalam menjalankan aksinya, kedua tersangka bersama tiga pelaku lainnya selalu mengaku sebagai anggota kepolisian. Sekarang kita sedang mengejar tiga pelaku lagi,” tegas Direktur Reskrimum Polda Sumut, Kombes Andi Rian melalui Kasubdit III/Jatanras, AKBP Maringan Simanjuntak didampingi Kanit 1 Rampok Sandera, Kompol Burju Siahaan, Kamis (17/10/2019).
Dijelaskan Maringan, dalam menjalankan aksinya, tersangka bersama pelaku lainnya menaiki mobil dan menyalip truk korban. Untuk memuluskan aksinya, diantara pelaku mengaku sebagai anggota kepolisian.
“Setelah dipaksa turun dan diikat serta matanya dilakban, korban kemudian dibuang di simpang pintu Tol Binjai,” terang Maringan.
Korban atas Herman Antony/CV Sukses Kencana Express melaporkan peristiwa yang dialaminya dengan Laporan Polisi Nomor : LP / 1279 / IX / 2019 / SUMUT / SPKT I, tanggal 26 Agustus 2019. Korban mengaku kehilangan truk Colt Diesel nomor polisi BK 9626 DD.
Berbekal laporan tersebut, petugas melakukan penyelidikan hingga mengendus keberadaan dua tersangka, yakni ZG (36), warga Jalan Kutacane, Gang Purba, Kelurahan Lau
Cimba, Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo dan PG (30), warga Jalan Jamin Ginting, Kompleks Merga Silima, Desa Ketaren Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Tanahkaro.
Tersangka ZG ditangkap di sekitar Terminal Pinangbaris Kota Medan pada Selasa (15/10/2019), sedangkan PG di penginapan/bungalow Bukit Indah Bandarbaru Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deliserdang.
Dijelaskan Maringan, perampokan itu diawali Sabtu (24/8/2019) sekira pukul 08.00 WIB, tersangka PG diajak kerja RG yang kini masuk daftar pencarian orang (DPO) merampok dan menyuruhnya menyiapkan orang lainnya untuk melakukan aksi perampokan.
Setelah mereka berkumpul dan merental mobil Xenia, pada Minggu (25/8/2019) siang, mereka berpapasan dengan truk korban di simpang Tiga Sidamanik, Simalungun. Mereka balik arah dan menghadang truk korban.
“Pelaku RG (DPO) turun dan menodongkan pistol ke sopir, dan menyuruhnya turun. Kita masih melakukan pengejaran terhadap pelaku lainnya,” pungkas Maringan.
Dari penangkapan kedua pelaku, polisi menyita barang bukti tiga unit handphone (HP) berbagai merek, satu lembar kwitansi pembelian HP Redmi 5A, tiga potong lakban coklat, dua potong tali orange, satu unit mobil Xenia hitam BK 1846 SQ yang digunakan untuk beraksi, satu truk Colt Diesel BK 9626 DD. Tersangka dijerat pasal 365 KUHPidana tentang pencurian dengan kekerasan (Curas) dengan ancaman hukuman di atas lima tahun. (amri/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *