Kapolda Ajak Seluruh Personel Lebih Semangat Melayani Masyarakat Sumut

MEDAN (bareskrim.com) | Kapolda Sumut, Irjen Agus Andrianto mengajak seluruh personel polisi untuk lebih bersemangat bekerja melayani masyarakat Sumut. Polisi yang fisik dan rohaninya sehat, tetapi kurang bersemangat bekerja, katanya, seharusnya malu menyaksikan kaum difabel yang justru gigih berkarya walaupun memiliki keterbatasan.

Demikian disampaikan Kapolda Sumut pada acara kegiatan doa dan pemberian tali asih kepada ratusan kaum difabel di Aula Tribrata Mapolda Sumut, Kamis (17/10/2019).

Kegiatan bhakti sosial ini terselenggara berkat kerjasama antara Polda Sumut dengan PT PLN (Persero) dan BRI. Acara ini turut dihadiri Wakapolda Sumut Brigjen Mardiaz Kusin Dwihananto, para pejabat utama Polda Sumut, General Manajer PLN Unit Induk Pembangunan Pembangkit Sumatera, Weddy B Sudirman dan Pimpinan Wilayah BRI Kantor Wilayah Medan, I Made Suka.

Dalam kesempatan itu, Kapolda juga mengingatkan seluruh peserta yang hadir untuk senantiasa mensyukuri kasih karunia Allah dalam hidup. Sebab pada hakikatnya, kata Kapolda, manusia itu tercipta sebagai mahluk yang hebat. Terjadi dalam proses evolusi yang luar biasa di dalam rahim ibu.

Kapolda mengatakan, kegiatan bhakti sosial ini adalah yang kesekian kalinya dikerjakan oleh Polda Sumut. Pihaknya berusaha terus memberi perhatian kepada komunitas-komunitas termarjinalkan, seperti bilal mayat, pemulung, parbetor dan difabel.

“Siapapun kita yang merasa mewakili pemerintah, mari kita bergandengan tangan, bahu membahu, kita tebar kebaikan sebanyak-banyaknya. Dengan menebar kebaikan sebanyak-banyaknya, saya yakin Tuhan yang maha kuasa juga akan menganugerahkan kebaikan kepada masyarakat Sumatera Utara,” pungkasnya.

Sedangkan, Weddy B Sudirman mengatakan sangat senang dan berterima kasih kepada Polda Sumut karena dilibatkan. Bakti sosial ini, sambungnya, menjadi sarana bagi pihak PLN untuk terus ambil andil dalam program berbagi kepada difabel.

“Kami sebagai elemen negara yang bertugas membangun infrastruktur kelistrikan di Sumatera ini, tentu saja butuh dukungan dari seluruh laporan masyarakat, tak terkecuali dari difabel. Dan harapannya, kegiatan ini tidak hanya bersifat insidental tetapi berkelanjutan. Tentunya ini akan kami programkan, nanti lebih detail lagi dengan pengurus-pengurus organisasi difabel, seperti Pertuni dan kita nanti akan lihat kebutuhan mereka seperti apa,” kata Weddy.

Dukungan terhadap difabel juga diutarakan Pimpinan Wilayah BRI Kantor Wilayah Medan, I Made Suka.

Ia juga mengucapkan terima kasih karena turut dilibatkan oleh Polda Sumut dalam pemberian tali asih kepada kaum difabel ini.

“Ke depan, gedung-gedung yang kami bangun pun akan ramah difabel, termasuk ritel-ritel yang kita bangun di kantor pusat, mana bidang-bidang yang ramah dengan disabilitas memang sudah kita mulai. Program beginian memang bagus untuk menaikkan mental saudara kita kaum difabel,” pungkasnya. (amri/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *