Polda Sumut Jembatani Generasi Bangsa yang Berinovasi dan Kreatif terhadap Pelaku Dunia Usaha

MEDAN (bareskrim.com) | Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) menjadi jembatan dari generasi bangsa yang mempunyai inovasi dan kreatifitas terhadap para pelaku dunia usaha.

Direktur Reskrimsus Polda Sumut, Kombes Rony Santama menyebutkan, kegiatan pemberdayaan pemenang lomba inovasi kreatifitas parade cinta tanah air tingkat perguruan tinggi dan SLTA Provinsi Sumut tahun 2019 merupakan ide dari Kapolda Sumatera Utara, Irjen Agus Andrianto.

“Acara ini, intinya bagaimana kita bisa menghubungkan antara adik-adik kita yang punya kreasi dan inovatifnya yang selama ini tidak terjamah dengan baik dengan para pelaku ekonomis,” ujar Rony sebagai ketua panitia acara ini di Aula Kamtibmas Mapolda Sumut, Selasa (26/11/2019).

Dia menyebutkan, sebanyak 12 hasil temuan baru dari Sumatera Utara yang harus bisa dikembangkan. Temuan baru ini, sebut dia, sangat berpotensi bila dikembangkan.

“Penemu itu ada 12, dari kalangan perguruan tinggi ada 6 sedangkan dari SMK ada 6. Temuan ini sangat luar biasa,” sebutnya.

Menurut dia, selama ini temuan dari adik-adik perguruan tinggi maupun SMK ini tidak ditindaklanjuti. Untuk itulah, acara ini diselenggarakan agar para pelaku ekonomis maupun UKM dapat memanfaatkan temuan ini.

“Ini sangat berpotensi membangun ekonomis,” katanya. Selain itu, sebut Rony, para pelajar dan mahasiswa yang sudah memberikan temuan-temuannya juga memiliki nilai entrepreneurship.

“Artinya ini sangat potensi sekali. Jadi, Kapolda menilai kalau Sumut punya potensi di generasi muda,” akunya.

Di tengah tugas pokoknya, sekali lagi, Rony menyebutkan kalau Polri harus mampu menjembatani antara dunia usaha dengan penemu muda. “Di sinilah Polri harus bisa menjadi jembatan,” tuturnya.

Tujuan dari kegiatan ini, sambungnya, Polri dapat menghubungkan antara penemu muda dengan para sponsor ekonomi.

“Sehingga ke depannya temuan adik-adik ini bisa dikembangkan dan punya nilai ekonomis. Setidaknya ini sebuah solusi bagaimana ekonomi rakyat kita bisa berkembang,” jelasnya.

Sementara, Kakanwil Kemenhan Sumut, Kolonel Inf Azhar Muliyadi menyampaikan, ini merupakan kegiatan yang sangat positif.

“Saya melihat banyak anak bangsa sangat kreatif dan perlu dikembangkan keahliannya, kita juga mengucapkan terima kasih kepada Kapolda Sumut yang sudah menjadi pelopor dari kegiatan ini. Kita melihat bapak Kapolda sangat perduli dengan perkembangan anak-anak remaja di masa yang akan datang,” tukasnya.

Sementara, Kapolda Sumut Irjen Agus Andrianto menyatakan, pihaknya bekerjasama dengan perusahaan di luar yang ingin menjadi sponsor untuk meningkatkan hasil penelitian anak bangsa.

“Kepolisian harus turut serta memberikan kontribusi menjadi jembatan antara pemerintah dengan masyarakat. Apabila dilakasanakan dengan susungguh-sungguh, saya yakin nama Indonesia akan semangkin baik di mata dunia,” katanya.

Kapolda juga menyampaikan kita harus bisa menjadi wadah atau tempat bagi anak-anak bangsa untuk mengadu. “Kita harus mendukung hal positif yang dilakukan anak-anak muda,” ujarnya.

Adapun temuan itu, diantaranya penemuan obat kulit dan luka untuk manusia dan hewan, temuan basisa (sirih merah, sambiloto, banihong) campuran tanaman herbal untuk penyembuhan, penyakit kanker, stroke, paru-paru dan diabetes.

Penemuan J-Spray (jengkol sprei) insektisida alami dari limbah kulit jengkol, penemuan see dump (alat penyedot sampah). (amri/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *