Kapolda: Anggaplah Mako Polda Sumut Ini ‘Rumah Kedua’

MEDAN (bareskrim.com) | Mapolda Sumut harus terus menerus membenahi diri agar semakin nyaman, menarik dilihat, modern dan fungsional.

“Anggaplah mako Polda Sumut ini adalah sebagai ‘rumah kedua’ kita. Dengan demikian, kita akan semakin mencintai dan bersemangat dalam menjalankan setiap tugas,” ujar Kapoldasu Irjen Agus Andrianto, Selasa (10/12/2019) di Mapolda Sumut.

Hal ini diungkapkannya saat peresmian Gedung Direktorat Tahanan Dan Barang Bukti (Dit Tahti) Polda Sumut, Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), Kantin PJU, Lift PJU, dan penandatanganan Prasasti sebagai pemrakarsa serta peletakan batu pertama lapangan sepak bola, Selasa (10/12/2019) di Mapolda Sumut.

Turut hadir dalam acara tersebut pejabat utama Polda Sumut, PTPN IV Sewi Seni, Pimpinan Wilayah BRI Medan BP.I Made Suka, Direktur PT Inalum dan PT. Recovery.

Kapoldasu menyampaikan, dalam rangka memenuhi kebutuhan yang semakin meningkat akan ruang tahanan baru dan penyimpanan barang bukti yang sesuai dengan ketentuan, maka sebagai pimpinan tertinggi Polda Sumut, saya mengapresiasi pengadaan gedung baru Dit Tahti Polda Sumut sebagai satu nilai plus.

Selama ini katanya, kantor kerja Dit Tahti masih bergabung dengan kantor Ditreskrimum, sehingga ruang geraknya terbatas.

Dengan diresmikannya gedung baru Dit Tahti Polda Sumut ini, diharapkan kinerja Dit Tahti semakin lebih baik dan dapat menggunakannya sesuai dengan fungsinya yaitu perawatan, penjagaan tahanan dan sistem administrasi pengelolaan barang bukti dengan tepat guna sehingga memudahkan pengawasannya.

Kemudian terhadap penambahan gedung baru SPKT, Kapoldasu jelaskan, Gedung SPKT difungsikan sebagai sarana pelayanan Polri kepada masyarakat selama 24 jam. Oleh karena itu, semua personel Polda Sumut yang bertugas di SPKT harus mampu memahami situasi dan kondisi Kamtibmas yang selalu berubah-ubah.

“Berikanlah pelayanan prima kepada masyarakat. Sebagai contoh Polri yang bersifat humanis dan profesional dalam melayani berbagai pengaduan masyarakat.” katanya.

Terhadap peletakan batu pertama untuk lapangan/stadion sepak bola yang sedang berjalan pembangunannya nantinya akan digunakan oleh Polda Sumut sebagai sarana pembinaan jasmani personel Polda Sumut.

Stadion tersebut juga dipakai dalam proses penyeleksian putra-putri terbaik Sumatera Utara yang berkeinginan untuk menjadi anggota kepolisian, baik itu perwira, bintara maupun tamtama.

“Kiranya dengan keberadaan stadion tersebut diharapkan akan semakin mendukung proses rekrutmen anggota kepolisian yang semakin bersih, transparan, akuntabel dan humanis.

Bahkan apabila mungkin akan muncul bibit-bibit olahraga atlet muda berbakat dari kalangan kepolisian di wilayah polda sumut,” ujar Agus Andrianto. (rel/B/amri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *