Perdagangan Satwa Langka Digagalkan Ditreskrimsus Polda Sumut

MEDAN (bareskrim.com) | Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumut berhasil menyelamatkan beberapa jenis hewan langka seperti seekor burung kakak tua jambul kuning, 3 ekor burung nuri timur serta seekor kakak tua jambul kuning betina dan seekor beruang madu.

Direktur Reskrimsus Poldasu Kombes Rony Samtana kepada awak media, Rabu (15/1/2020) mengatakan, dalam penangkapan pihaknya sudah mengamankan dua orang pria.

Keduanya, berinisial IR (30), warga Desa Tanjung Selamat, Kecatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang, serta LP (20), warga Jalan Sampul, Medan Petisah Kota Medan.

Penangkapan itu berawal setelah pihaknya menerima laporan terkait adanya upaya memperdagangkan hewan langka yang dilindungi yang dilakukan para tersangka. Dari hasil penyelidikan dan ternyata terbukti.

Petugas awalnya menangkap IR, dan dari pengakuan IR kemudian petugas meringkus LP.

LP sendiri mengaku beruang madu tersebut diperolehnya dari kawasan Pekanbaru, Riau dan akan dijual kepada IR seharga Rp15 Juta.

Saat dilakukan penggerebekan mereka tak mampu menunjukan izin untuk merawat atau memperdagangkan satwa liar ini.

Petugas kemudian mengamankan semua satwa langka tersebut di rumah para tersangka pada Selasa (14/1/2020) siang, sebelum mereka dibawa ke Mapoldasu guna menjalani pemeriksaan.

Para tersangka telah melakukan pelanggaran hukum sebagaimana dimaksud dalam Pasal 21 ayat (2) huruf  (d) dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan denda paling banyak Rp. 100.000.000,00 (seratus juta rupiah) sesuai dengan Pasal 40 ayat (2) Undang – Undang Negara R.I. Nomor 05 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.

Usai masalah ini, kata Rony semua barang bukti akan diserahkan kepada pihak BKSDA Sumut guna menyelamatkan satwa langka ini dari kepunahan. (amri/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *