Miliki Senjata Softgun Tak Berizin | Jo Ditangkap

MEDAN (bareskrim.com) | Seorang pria berinisial Jo (49), diamankan personel Subdit III/Umum Ditreskrimum Polda Sumut.

Warga Kompleks Brayan City Blok B No 31-32 Jalan Pertempuran Kelurahan Pulo Brayan, Kecamatan Medan Barat, itu diamankan lantaran kepemilikan senjata softgun tanpa izin (ilegal), Sabtu (22/2/2020).

Menurut keterangan yang diperoleh, penangkapan terhadap Jo, awalnya dilakukan personel Subdit IV/Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya atas informasi masyarakat yang resah karena adanya seorang pria memiliki senjata softgun tanpa surat izin.

Karena itu, personel melakukan penggeledahan rumah Jo dan menemukan bukti 1 unit senjata softgun jenis/merek KWC made in Taiwan seri 20114640 , 1 buah magazine, 1 tabung gas, 64 butir mimis (amunisi senjata) tanpa surat izin di kamar.

Guna proses hukum selanjutnya, tersangka dan barang bukti diserahkan ke Subdit III/Jatanras Ditreskrimum Polda Sumut untuk menjalani pemeriksaan.

Direktur Reskrimum Polda Sumut, Kombes Andi Rian melalui Kasubdit III/Jatanras, AKBP Taryono Raharja membenarkan penangkapan pria tersebut.

“Ya benar, sudah kita amankan dan masih dalam proses,” kata Taryono, Senin (24/2/2020).

Taryono memastikan Jo ditangkap personel Subdit IV/Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, lalu diserahkan ke pihaknya.

“Kemudian diserahkan kepada kita (Poldasu) untuk penanganan kasusnya,” ujarnya.

Dari hasil interogasi, Jo mengaku senjata softgun itu dibelinya pada 2017 dengan harga Rp 1,500,000.

“Diperoleh dari rekannya bernama Asong alias Indra Gunawan,” ungkap Taryono.

Dari informasi yang diperoleh, senjata softgun itu sudah dimodifikasi Jo menjadi senjata api rakitan. (amri/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *