Pemuda Muslimin: Pengusaha Masker Jangan Ambil Untung di Atas Wabah Corona

MEDAN (bareskrim.com) | Mulai masuknya virus Corona di Indonesia harus menjadi perhatian serius tidak hanya menjadi perhatian pemerintah, namun juga menjadi fokus kita bersama terutama bagi pemuda sebagai generasi penerus bangsa.

Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muslimin Indonesia (PW-PMI) Sumatera Utara Sani Ritonga mengungkapkan, perhatian serius terhadap wabah virus corona yang mulai memasuki wilayah Indonesia.

Menurutnya, wabah ini sudah termasuk Kejadian Luar Biasa (KLB) yang harus diwaspadai dampak penyebarannya dari semua kalangan.

Sani Ritonga mengatakan, upaya memperkecil penyebaran virus ini juga harus didukung oleh para pengusaha, maupun perusahaan pembuatan masker mulut.

“Ini sudah kejadian luar biasa karena penyebaran virusnya sangat cepat dan susah terdeteksi melalui indera tubuh manusia. Sehingga kita berharap terutama kepada produsen masker mulut untuk membantu mengatasinya dan tidak menimbun ataupun menaikkan harga penjualan dipasaran. Apalagi saat ini kita lihat dipasaran sudah mulai sedikit kita jumpai masker penutup mulut,” ucap Sani Ritonga ketika menerima Silahturahmi pemegang mandat, Pembentukan Pimpinan Cabang (PC) PMI kota Medan Ahmad Rudi SE, Kamis (5/3/2020).

Mewabahnya viris corona di Indonesia jelas memberikan perubahan buruk terhadap perkembangan organisasi pemuda.

Ahmad Rudi mengungkapan, untuk saat ini dan ke depannya Pemuda Muslimin Indonesia (PMI) Kota Medan, berupaya memberikan fokus program organisasi khususnya terhadap perubahan iklim sosial dan kesehatan, sekaligus pembenahan struktur organisasi PMI dalam upaya memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“PMI Kota Medan siap melakukan perubahan dan mendukung program sosial, kesehatan di masyarakat sebagai tanggung jawab sosial kepemudaan,” tegas Ahmad Rudi yang siap mengawal masyarakat dalam program kesehatan. (rel/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *