Kapolda Silaturahmi dengan Perwakilan BI Sumut

MEDAN (bareskrim.com) | Kapolda Sumut Irjen Martuani Sormin didampingi Wakapolda Sumut Brigjen Mardiaz Kusin Dwihananto dan pejabat utama Polda Sumut, silaturahmi dengan perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumut bertempat di Rupat Sinabung Lt. II Mapolda Sumut, Rabu (20/5/2020).

Adapun perwakilan Bank Indonesia yang hadir yaitu Kepala Perwakilan Bank Indonesia Prov. Sumut Direktur Eksklusif, Wiwiek Sisto Widayat, Kepala Grup System Pembayaran dan Layanan Administrasi Direktur, Andwiana Septonarwanto, Kepala Grup Pengembangan Ekonomi dan Advisory Direktur, Ibrahim, Kepala Unit Hubungan Komunikasi Manager, Edwin Marwansyah, Kepala Divisi Dp Budi serta Protokol, Putra Nuzul Rahmadani.

Kedatangan pihak Bank Indonesia disambut hangat Kapolda Sumut dalam rangka menjalin silaturahmi antara Bank Indonesia dengan Polda Sumut.

Kapolda menyampaikan, secara umum situasi kamtibmas Sumut stabil dan data statistik kejahatan menurun, tetapi penyalahgunaan Narkotika di Sumut meningkat dalam beberapa hari ini di dalam situasi Covid-19 keadaan ekonomi mulai naik kembali.

Guna mendukung kebijakan pemerintah dalam pelarangan mudik, Kapolda mengatakan Polda Sumut akan memulangkan para pengemudi dari luar daerah yang akan masuk ke daerah Sumut, jika terdapat kelainan menurut rapid tes agar daerah Sumut dalam keadaan steril antisipasi persebaran Covid-19.

“Saya minta bapak-bapak sekalian dalam melaksanakan tugas selalu mengikuti peraturan protokol kesehatan dari pemerintah demi kesehatan sendiri dan keluarga tercinta, kami akan terus mendukung kegiatan-kegiatan Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas perekonomian di Sumut,” ujar Kapolda.

Sementara itu, Wiwiek menyampaikan bahwa tujuan dari kedatangan mereka adalah untuk mempererat silaturahmi antara Bank Indonesia dengan Polda Sumut dalam hal mendukung pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat Sumut.

Beliau juga mengucapkan terimakasih dengan Polda Sumut bahwa selama ini telah membantu untuk melaksanakan kegiatan pengamanan di Bank Indonesia.

“Kerjasama antara Polda Sumut dan Bank Indonesia telah habis waktu dan kami ingin memperpanjang waktu untuk melanjutkan kerjasama tersebut,” ujarnya.

Pihak Bank Indonesia juga akan berkoordinasi kepada Polda Sumut jika ada ditemukan tindak pidana money loundring, dan penegakan resort penukaran mata uang asing yang dikelola orang lain serta pengecekan keaslian uang rupiah,” pungkasnya.(rel/B/amri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *