UNIVA dan MP Al Washliyah Siapkan Guru Profesional dan Berkualitas

MEDAN (bareskrim.com) | Guna meningkatkan mutu dan profesional guru, Universitas Al Washliyah (UNIVA) Medan bekerja sama dengan Majelis Pendidikan Al Washliyah Sumatera Utara (Sumut) dan Kota Medan menggelar Uji Kompetensi Guru Mata Pelajaran Sekolah dan Madrasah, Rabu (24/6/2020), di Aula UNIVA Jalan Sisingamangaraja Medan.


Uji kompetensi yang akan berlangsung hingga Kamis (25/6/2020) tersebut, di hari pertama ini diikuti 87 orang guru yang terdiri dari guru mengajar mata pelajaran matematika, fisika, bahasa inggris, Indonesia, kimia dan biologi.

Para guru tersebut berasal dari 9 sekolah binaan yang berada di komplek UNIVA Medan yakni SMA Al Washliyah 1, MAS Muallimin, MAS Proyek UNIVA, SMP Al Washliyah 4, SMP Al Washliyah 8, MTs Muallimin, MTs Ex PGA UNIVA, SD Al Washliyah 2 dan SD Al Washliyah 3.

Hadir dalam kegiatan itu Rektor UNIVA Medan Dr H Halfian Lubis MA, Ketua MP PW Al Washliyah Sumut Darwis MPd, Wakil Rektor I Dr Hj Hasnil Aida MA, Wakil Rektor II Dr Alimuddin Siregar MA, Wakil Rektor III H Junaidi SH MH, Kabiro UNIVA Medan Akmal Samosir SAg SH MH, Koordinator sekolah/madrasah binaan UNIVA Medan Dedy Suhairi SPd, Tim Penguji dari MP PW Al Washliyah Sumut, MP PD Al Washliyah Medan serta dosen-dosen di lingkungan UNIVA sesuai dengan mata pelajaran.

Rektor Universitas Al Washliyah (UNIVA) Dr H Halfian Lubis MA kepada wartawan mengatakan, uji kompetensi ini dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan di sekolah maupun madrasah binaan UNIVA Medan.

“Meningkatkan mutu pendidikan dimulai dari kompetensi guru. Sekolah yang bagus, gurunya harus bagus, hari ini kita uji kompetensi guru mata pelajaran. Tahun ini kita lakukan 6 mata pelajaran, yang pertama matematika, IPA, biologi, kimia, fisika, kemudian bahasa Inggris, Indonesia dan Insya Allah kita akan menguji mata pelajaran yang lain dan tahun ini kita ambil yang strategis dulu, karena ini tahun pertama,” jelasnya.

Rektor menambahkan, uji kompetensi ini juga bertujuan agar tidak ada guru yang berleha-leha dan santai, namun harus terus menimba ilmu secara kontiniu agar menjadi motto dan tekat dalam rangka memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat.

“Masyarakat Medan mempercayakan anaknya kepada kita diantar ke sekolah, maka guru harus memberikan pelayanan yang baik salah satunya adalah mutu, kualitas dan ini tujuan kita,” ujarnya.

Dr Halfian Lubis menjelaskan, mutu tidak hanya dimiliki guru, tetapi metode pembelajarannya yang harus bisa menyajikan pembelajaran yang menarik, menyenangkan dan anak didik paham.

“Ini yang menjadi sasaran kita kedepan sehingga demikian guru itu terus melakukan perbaikan, karena kita pakai teori sekolah yang bagus adalah sekolah yang senantiasa melakukan peningkatan mutu, itu yang baik,” katanya.

Dia mengatakan, 87 orang guru yang hadir mengikuti uji kompetensi juga dalam rangka memperpanjang SK mengajarnya.

“Kita lihat kemampuan kompetensinya, jika meningkat kita lanjutkan dan kalau terlalu rendah tidak kita pakai,” katanya.

Hal itu juga sejalan dan seimbang jika mutu pendidikan berjalan, maka kesejahteraan guru juga meningkat.

“Harus seimbang, ada balance-nya. Kualitas kita berikan dan mutu juga akan berdampak. Dan yang ikut kompetensi ini adalah guru-guru profesional,” ungkapnya.

Bahkan, lanjutnya, kedepan guru yang memiliki kemampuan yang baik, maka akan ditingkatkan menjadi guru profesional. Sementara yang masih diperlukan pembinaan nanti pada masa perjalanannya guru tersebut diberikan pembinaan dengan pelatihan baik di UNIVA maupun di luar yang prakarsai sendiri.

“Kita juga panggil pakarnya dari luar untuk memberikan pendalaman materinya sehingga menjadi guru yang profesional, kita tidak pernah berhenti melakukan ini,” serunya seraya menambahkan penguji uji kompetesi ini merupakan dosen-dosen dari LPTK yakni UNIVA memiliki FKIP, FAI sesuai mata pelajaran yang sudah teruji serta dari MP Al Washliyah Sumut maupun Medan.

Sementara itu, Ketua MP PW Al Washliyah Sumut, Darwis MPd kepada wartawan menjelaskan, dengan adanya uji kompetensinya akan menjadikan guru-guru Al Washliyah menjadi lebih professional dan lebih baik kualitasnya.

“Dengan guru-guru yang berkualitas, maka anak-anak didik juga berkualitas. Hari ini siswa Aliyah, SMA dan SMK Al Washliyah se Sumut berjumlah 16.780 orang dengan tamat tahun ini 6.000 orang dan berharap para lulusan ini menjadi mahasiswa-mahasiswa Al Washliyah yang ada di Sumut,” serunya.

Darwis menyebutkan, uji kompetensi guru tidak hanya dilaksanakan UNIVA Medan, namun juga sekolah-sekolah Al Washliyah yang ada di Sumatera Utara yang saat ini jumlah guru Al Washliyah se-Sumut sebanyak 1.650 orang.

“Kita berharap bukan hanya UNIVA melakukan ini, namun sekolah-sekolah Al Washliyah se-Sumut membuat uji kompetensi untuk meningkat kualitas guru-gurunya,” kata Darwis.

Uji kompetensi ini, tambah Darwis, akan melahirkan guru-guru berkualitas yang senantiasa diberika pembinaan-pembinaan bertujuan untuk peningkatkan mutu kualitas sehingga sekolah akan meningkat kualitasnya serta kelulusan siswa.

“Bagi guru yang memeroleh nilai standar di uji kompetensinya, maka akan dilakukan pembinaan khusus oleh MP PW Al Washliyah bekerja sama dengan kepala sekolah-sekolah yang ada di lingkungan Al Washliyah Sumatera Utara,” ujarnya. (rel/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *