Beritakan Jalan Nasional Agara Rusak | Wartawan Diancam ‘Potong’

KUTACANE (bareskrim.com) | Pemberitaan terkait jalan nasional di Kabupaten Agara (Aceh Tenggara) yang mengalami kerusakan, menjadi sorotan publik.



Hasil dari sorotan media yang menyoalkan kemana dana pemeliharaan jalan nasional tersebut, ternyata membuat ‘kegelisahan’.

Mendadak seseorang menghampiri awak media Berita Regulasi Sosial Kriminalitas (bareskrim.com) yang bertugas di Kabupaten Agara, dengan memberikan ancaman.

Diketahui pria itu berinisial YD, menghampiri Ijal, awak media bareskrim.com yang saat itu lagi duduk bersama rekanya di Cafe Sese, Rabu (8/7/2020).

“Mau dikeret (potong) kalau tidak memberitakan lagi, kemanapun akan aku cari,” ucap YD yang melontarkan kata-kata ancaman dengan bahasa alas (Kutacane) kepada Ijal.

Spontan dirinya terkejut mendengar logat ancaman yang ditujukan kepada dirinya, terkait pemberitaan dengan judul ‘LIRA Minta Polda Aceh Usut Dana Rutin Pemeliharaan Jalan Nasional Agara – Sumut’ yang dipublish pada 27 Juni 2020.

Mendapat informasi pengancaman keselamatan jiwa awak media, Bupati Lumbung Impormasi Rakyat (LIRA) Aceh Tenggara, M Saleh Selian sangat menyayangkan ‘menguapnya’ kabar tersebut.

Saleh Selian menduga, YD bisa jadi  orang suruhan seseorang terkait pemberitaan jalan nasional di Agara yang rusak.

“Ancaman ini perlu diwaspadai. Mana tahu ancaman itu benar terjadi, maka kita imbau wartawan melaporkan pengancaman ke pihak kepolisian,” ujar aktivis pemuda Agara ini.

Menurutnya, ini salah satu bentuk pengancaman yang tidak bisa dibiarkan karena akan menghalangi tugas mulia jurnalis yang harusnya kita lindungi.

“Imbas dari informasi yang diberitakan media, warga menjadi tahu dengan informasi apa yang terjadi di lapangan,” ucapnya.

“Sangat disayangkan dengan adanya ancaman Keret (potong) yang diduga dari pihak suruhan oknum yang tidak bertanggungjawab. Ini tidak boleh terjadi lagi dan saya tegaskan ini salah satu penghalang tugas wartawan. Dan ini bisa kena pidana bagi sipapun yang mengalangi tugas jurnalis,” tegas Saleh. (ijal/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *