Polsek Patumbak Gagalkan Peredaran Sabu

MEDAN (bareskrim.com) | Dua orang yang disebut sebagai kurir dan pengendali narkotika jenis sabu diringkus personel Reskrim Polsek Patumbak dari tempat terpisah.

Penangkapan pertama terhadap Bas, di Jalan Soekarno-Hatta persisnya seputaran jalan besar Megawati, pada Sabtu (22/8/2020).

Sedangkan penangkapan kedua terhadap MH alias Habibi alias Brewok, pada Minggu (23/8/2020), di Jalan Iskandar Muda Medan tepatnya di diskotek Krypton lantai V.

Keberhasilan personel Reskrim Patumbak ini diungkapkan Kapolsek Patumbak, Kompol Arfin Fachreza kepada awak media saat press release di Mako Polsek Patumbak, Jumat (28/8/2020).

Dikatakan Arfin, penangkapan kedua orang tersebut merupakan hasil dari pengembangan tersangka Az dan kawan kawan, yang ditangkap pada Jumat (14/8/2020) lalu dengan barang bukti narkotika jenis sabu sebanyak 4 Kilogram.

“Pengakuan tersangka Az, akan ada lagi pengiriman paket sabu ke kabupaten Langkat,” terang Kompol Arfin.

Atas pengakuan tersangka itu, imbuh Kompol Arfin, lantas kita jadikan masukan untuk melakukan penyelidikan.

Selain itu, pihaknya juga mendapat informasi bahwa akan ada pengiriman paket sabu yang diangkut menggunakan kenderaan mobil pribadi jenis Panther dan akan melintasi jalan besar Megawati, Binjai Timur.

Informasi berharga itu pun ditindaklanjuti dengan menurunkan personel reskrim dipimpin Kanit, Iptu Philip Antonio Purba.

“Jadi sekira pukul 23.00 WIB mobil yang telah dicurigai melintas di jalan besar Megawati dan kita hentikan.

Sewaktu digeledah di dalam mobil bernopol BL 8269 KI itu ditemukan sepuluh bungkus kemasan teh Cina yang berisikan narkotika jenis sabu dibungkus pakai karung plastik,” ujar Kompol Arfin.

Si pengemudi mobil berinisial Bas, berikut mobil dan barang bukti sabu selanjutnya diboyong ke Mapolsek Patumbak.

Dari pemeriksaan awal, sebut Kompol Arfin, Bas mengakui ‘bubuk kristal’ yang dibawanya akan diantar ke Stabat, Langkat.

“Dia (Bas) disuruh oleh MH ngantar sabu ke Stabat dan dijanjikan dengan upah tiga puluh juta rupiah,” ujar Kompol Arfin.

Berbekal keterangan Bas, tambah dia, selanjutnya dilakukan pengembangan akhirnya berhasil menangkap MH alias Habibi alias Brewok di Diskotek Krypton pada Minggu dinihari.

“Mereka ini merupakan sindikat narkotika jaringan Malaysia, Aceh dan Medan. Kita akan terus melakukan penyelidikan untuk menangkap pelaku lainnya,” jelas Kompol Arfin.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku narkotika ini dijerat Pasal 114 ayat 2 subsider pasal 112 junto pasal 132 ayat 1 UU RI No 35 tentang narkotika dengan ancaman hukuman minimal 20 tahun dan maksimal seumur hidup.(amri/B)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *