Di Tanjungmorawa | Keroyok Anggota Brimob Sampai Luka-luka, Sejumlah Anggota OKP Diringkus

DELISERDANG, (bareskrim.com) |  Kawasan simpang Kayu Besar, Tanjungmorawa, Kabupaten Deliserdang, mendadak dijaga petugas Polresta Deliserdang dan aparat TNI dari Koramil Tanjungmorawa.

Pasalnya, ada insiden keributan dua kelompok yang disebut-sebut antara personel Brimob Kompi C Jalan Batang Kuis dengan Organisasi Kepemudaan (OKP), Minggu (30/8/2020) malam.

Informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, kericuhan berawal saat seorang pria yang diduga personel Brimob dikeroyok oleh sejumlah pemuda berseragam OKP yang saat itu berada di lokasi sebuah acara.

“Tiba-tiba sejumlah pemuda berseragam OKP itu berkelahi dengan seorang pria yang diduga anggota Brimob. Anggota OKP itu cukup banyak. Lalu tak berapa lama, 2 truk Brimob datang dan langsung meringkus sejumlah pemuda berseragam OKP.

Ada beberapa orang dibawa oleh Brimob ke dalam mobil truk dan dihajar mereka. Kami yang lihat sempat ketakutan juga. Awalnya tak menyangka ada bentrokan, kami kira ada sosialisasi tentang Covid-19,” ucap seorang warga setempat bernama Kacuk.

Kericuhan ini diduga karena ada salah paham dan sejumlah pemuda berseragam OKP itu memukuli seorang pria yang belakangan diketahui seorang anggota Brimob.

Dari pantauan pasca keributan, para pelaku pengeroyokan anggota Brimob sudah diamankan ke Mapolsek Tanjungmorawa.

Situasi di simpang Kayu Besar Tanjungmorawa sudah kondusif. Namun, sebuah mobil patroli polisi dan beberapa petugas Polresta Deliserdang bersama TNI masih berjaga di lokasi.

Belum diketahui jumlah orang yang terluka dalam insiden tersebut.

Kapolresta Deliserdang, Kombes Yemi Mandagi saat dikonfirmasi membenarkan adanya kericuhan itu.

Dia menyebutkan, saat ini situasi sudah kondusif, namun ia tidak menyebutkan sumber masalah hingga terjadi keributan.

“Situasi sudah aman dan kondusif. Tadi sudah ditangani oleh anggota kita di lapangan,” ujar Kapolresta.

Untuk memastikan situasi aman dan mengecek persoalan yang terjadi, Kapolresta Deliserdang juga langsung turun ke Mapolsek Tanjungmorawa.

Terpisah, Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Tatan Dirsan Atmaja melalui Kasubbid Penmas, AKBP MP Nainggolan mengatakan, peristiwa tersebut bukan bentrokan. Tetapi personel Brimob dikeroyok massa OKP.

Kronologisnya, kata dia, anggota Brimob tersebut sedang ke ATM naik mobil. Sekembalinya ke arah Markas Komando (Mako), dia ditegur kelompok pemuda. Kata pemuda itu, anggota Brimob tersebut menyenggolnya.

“Tapi anggota tidak merasa menyenggol. Tiba-tiba salah satu anggota kelompok pemuda itu meneriakkan “kita massakan aja”, sehingga terjadi pengeroyokan. Ada luka memar di beberapa bagian tubuh anggota tersebut. Anggota tersebut sudah membuat LP, dan akan memproses secara hukum aksi kelompok preman tersebut,” ujarnya dalam pesan WhatsApp yang diterima pada Senin (31/8/2020).(rel/B/amri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *