Tali Nilon Terikat di Leher | Ibu Rumah Tangga Akhiri Hidupnya

MEDAN (bareskrim.com) Warga Jalan Bunga Rampai VII, Lingkungan IV, Kelurahan Simalingkar B, Kecamatan Medan Tuntungan, Senin (14/9/2020) mendadak heboh.

Pasalnya, di dalam salah satu rumah di lingkungan mereka ini ditemukan wanita dalam kondisi tersungkur, di lantai dengan leher terikat tali.

Informasi diperoleh, wanita yang tewas diduga bunuh diri itu adalah, Havalina Br Damanik (31).

Berdasarkan keterangan saksi, Rolan Br Manurung (38), saat itu dia sedang berada di rumah kediamannya. Tiba – tiba datang anak Havalina, Rialen Sionita Br Saragih (6).

Dia bilang, “bou bou. Mamak dibuatnya tali di lehernya.” Mendengar laporan sang bocah tersebut lantas Rolan bergegas menuju rumah Havalina.

“Pas sampai di rumah itu, saya lihat dari kaca jendela nako samping rumah Havalina sudah tersungkur di lantai dengan tali tergantung di leher,” ujar Rolan.

Kemudian, kata Rolan menambahkan, dia lantas memanggil para tetangga dan menghubungi kepala lingkungan IV, Simon Ginting.

Peristiwa tersebut, oleh kepala lingkungan langsung dilaporkan kepada pihak Polsek Delitua.

Personel Reskrim dipimpin panit luar, Ipda E Karokaro yang mendapat info langsung meluncur ke tempat kejadian peristiwa (TKP) melakukan identifikasi dan memintai keterangan dari saksi saksi.

Selanjutnya, personel reskrim Delitua menghubungi tim inafis Polrestabes Medan. Sekira pukul 16.00 WIB, mereka tiba di lokasi dan melakukan olah TKP.

“Dari hasil olah TKP bahwasannya tidak ditemukan adanya tanda – tanda penganiayaan di tubuh korban, dan diduga korban meninggal dikarenakan gantung diri,” ujar Ipda E Karokaro.

Lanjut, dia mengatakan, personel inafis Polrestabes Medan lalu membawa jenazah wanita itu ke Rumah Sakit Bhayangkara Tk II Medan, guna autopsi. Namun pihak keluarga menolak autopsi dengan membuat surat pernyataan.

“*Pihak keluarga dalam hal ini adik kandung suami korban telah membuat surat pernyataan tidak dilakukan autopsi,” ujarnya.

Usai membuat surat pernyataan, kata dia, jenazah kita serahkan kepada pihak keluarganya.

Sementara Kapolsek Delitua, AKP Zulkifli Harahap kepada awak media membenarkan adanya peristiwa bunuh diri, di wilayah hukumnya.

Sejauh ini, tidak diketahui motif yang membuat ibu rumah tangga tersebut nekad mengakhiri hidupnya secara paksa. (amri/B)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *