Gerakan Pemuda Al Washliyah Harus Jadi Garda Terdepan Tegak Ajaran Islam

MEDAN (bareskrim.com) | Gerakan Pemuda Al Washliyah (GPA) harus menjadi garden terdepan menegakan ajaran Islam. Dan melindungi para ulama, imam dan ustad dari kejahatan atau kriminalisasi.

Wakil Ketua PW Al Washliyah Sumut, Drs H Dariansyah angkat bicara melihat kondisi ulama, imam maupun ustad yang menjadi korban kriminalisasi, seperti yang dialami Syekh Ali Jabeer beberapa waktu lalu di Jakarta.

‚ÄúTugas kita mempertahankan tegaknya ajaran Quran di tengah-tengah kehidupan. Komunisme sudah muncul, ustad sudah dibully, imam masjid dibacok sampai meninggal. Namun dibilang hanya salah paham, orang gila, tapi yang bilang gangguan jiwa itu dialah yang dipertanyakan,” ucap Dariansyah.

Menurutnya, hal demikian itu perbuatan salah. “Mari kita pertahankan tegaknya ajaran Islam, siapa yang didepan, Gerakan Pemuda Al Washliyah (GPA) harus didepan,” cetus Dariansyah.

Ia berharap, setiap ada kemungkaran GPA yang masih energik bisa melakukan sesuatu untuk membuat kebaikan di bumi ini.

Seperti diberitakan, kasus penikaman terhadap ulama Syekh Ali Jaber terjadi saat mengisi acara Wisuda Tahfidz Quran di Masjid Falahuddin, Jl Tamin 45, Sukajawa, Tanjungkarang Barat, Bandarlampung, Minggu, 13 September 2020, oleh orang tak dikenal. (ucup/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *