Dihadapan Bobby Nasution Omak-omak di Sunggal Ngaku Belum Punya BPJS Kesehatan

MEDAN (bareskrim.com) | ‘Kami belum mendapat BPJS Kesehatan’. Spontan kata-kata itu keluar dari ucapan puluhan omak-omak (baca: ibu-ibu) saat mengkerumuni Bobby Nasution, bakal calon Walikota Medan saat berkunjung ke Gang Bersama Kecamatan Medan Sunggal Kota Medan, kemarin malam Senin, 22 Desember 2020.


Bobby Nasution ke Gang Bersama Kecamatan Medan Sunggal dalam rangka mengunjungi rumah salah seorang warga yang mengidap penyakit stroke. Yang beruntung disambangi menantu Presiden Jokowi adalah Syarifuddin Maula (62).

Dalam kerumunan warga, Bobby Nasution mengatakan, anggaran Kota Medan sebenarnya cukup untuk menampung seluruh masyarakat mendapatkan BPJS Kesehatan.

“Ke depan, BPJS Kesehatan kelas tiga bagi masyarakat Kota Medan akan kita gratiskan. Program Keluarga Harapan (PKH), kalau kita jadi walikota, akan kita tambahkan kuotanya. Agar masyarakat dapat merasakan kesejahteraan,” ucap Bobby Nasution.

Dialog Bobby Nasution di Gang Bersama Kecamatan Sunggal bersama kaum omak-omak tak begitu lama. Tapi cukup berkesan bagi warga karena dapat bertemu langsung dengan suami Kahiyang Ayu, anak kedua Presiden Joko Widodo.

Bantuan Sembako Bobby Nasution
Bantuan Sembako Bobby Nasution

Malam itu, Bobby Nasution bersama dengan beberapa tim relawannya disambut sejumlah warga menyambut. Saat Bobby mulai masuk ke kediaman Syarifuddin, sang istri Erti langsung sumringah dengan wajah yang bahagia. Percakapan hangat pun berlangsung antara Erti dan Bobby.

“Ya maksud kedatangan kami, ingin berkunjung ke rumah pak Syarifuddin untuk bersilaturahmi dan melihat kondisi beliau secara langsung,” ucap Bobby Nasution, calon Walikota Medan di Pilkada 2020.

Sang istri pun menceritakan penyakit yang sedang diidap Syarifuddin pada Bobby Nasution. Ayah dari empat orang anak itu mengidap stroke sudah setengah tahun lamanya.

“Sudah setengah tahunan terkena stroke. Baru sebulan ini pula sempat jatuh di kuburan. Lalu ketika sadar, sudah lupa ingatan. Sebelum stroke bapak kerjanya jaga anak aja. Ibu kerja cathringan, masak untuk orang-orang,” ujarnya Erti.

Lebih lanjut dikatakannya, selama stroke di awal-awal sampai sebulan terakhir belum mendapatkan pengobatan.

“Jadi ketika bapak sakit kami bawa rumah sakit. Ternyata nomor BPJS Kesehatan bapak, ternyata dipakai orang lain. BPJS kami semua aktif, cuma bapak aja yang tidak ada. BPJS bapak itu dipakai orang lain. Pas saya tanya kelurahan memang sering terjadi,” tandasnya.

Merespon peristiwa pilu tersebut, Bobby Nasution akan segera memberikan pertolongan untuk ke depannya. Untuk sementara, melalui tim relawan Bobby Nasution baru menyalurkan bantuan sembako kepada keluarga Syarifuddin. Berupa beras, telur, Indomie dan lain-lainnya.

“Ini ada sedikit apa yang bisa kami lakukan untuk memberikan pertolongan. Kita doakan mudah-mudahan Syarifuddin dapat lekas sembuh,” ucap Bobby Nasution sembari menyalamkan amplop kepada Erni.

Setelah itu, Bobby pun beranjak untuk pergi dari rumah Syarifuddin. Sesampainya di halaman rumah, Bobby bersama tim relawannya berdialog langsung dengan warga sekitar yang sudah menunggunya.

“Seperti bapak Syarifuddin yang sewaktu sakit sempat belum mendapatkan BPJS. Apakah di sini ada juga warga yang belum dapat BPJS, KTP, PKH, atau belum mendapat manfaat dari pemko Medan. Boleh coba ada yang mau kasih masukan?” tanyanya kepada masyarakat.

Masyarakat sekitar yang berkumpul pun langsung menjawab secara acak mengatakan bahwa belum mendapatkan BPJS kesehatan. Tampak masyarakat mengawal Bobby sampai ke dalam mobilnya. Adapun warga sempat melakukan foto bersama sejenak sebelum melepas keberangkatan Bobby Nasution. (ucup/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *