Pengamanan Aksi Unjuk Rasa | Kapolresta Deliserdang: “Petugas Pengamanan tidak Dibekali Senjata Api”

MEDAN (bareskrim.com) | Polresta Deliserdang menggelar apel kesiapan pengamanan aksi mogok kerja nasional tolak rancangan Undang-Undang Omnibus Law Cipta Kerja, di Lapangan Garuda PTPN II Tanjungmorawa, Selasa (6/10/2020) pagi.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolresta Deliserdang Kombes Yemi Mandagi, dan diikuti oleh personel gabungan dari Polresta Deliserdang yang terlibat dalam pengamanan aksi mogok kerja.

Dalam arahan tugasnya, pemegang tongkat pimpinan di Polresta Deliserdang tersebut menyebutkan, bahwa selain bertugas untuk mengamankan aksi mogok kerja, sosialisasi tentang protokol kesehatan harus diberikan saat aksi mogok kerja berlangsung.

“Kita akan terus mengimbau kepada masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan,” ungkap Yemi Mandagi.

Selain itu, Yemi Mandagi juga menegaskan bahwa seluruh petugas pengamanan aksi unjuk rasa tidak dibekali dengan senjata api.

“Saya minta kepada setiap anggota yang ada di lapangan untuk tidak membawa senjata api. Sekali lagi, tidak ada yang membawa senjata api saat pengamanan berlangsung,” tegas Yemi Mandagi.

Pada kesempatan yang sama, orang nomor satu di Polresta Deliserdang tersebut menyebutkan, bahwa jajaran Kepolisian bertugas untuk mengawal dan menjamin kondusifitas saat aksi mogok kerja berlangsung.

“Kita dari kepolisian, sifatnya hanya mengawal dan menjamin keamanan saat aksi berlangsung. Oleh karena itu, saya mohon kepada seluruh petugas pengamanan untuk tetap mengedepankan sikap yang humanis, yang mengedukasi,” tutup Kapolresta Deliserdang. (rel/B/amri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *