STIT Darul Qur’an Buka Penerimaan Mahasiswa Baru | Daftarnya Gratis

MEDAN (bareskrim.com) | Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Darul Qur’an Deliserdang dibawah naungan Yayasan Islamic Centre Jenderal Besar Haji Abdul Haris Nasution Sumatera Utara (Sumut) membuka penerima mahasiswa baru tahun pendidikan 2020-2021.

Pendaftaran gratis dapat dilakukan di Kampus Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Darul Qur’an, Jalan Pasar I Desa Amplas Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang Sumatera Utara, Kode Pos 230371 atau melalui email stitdaqu@gmail.com.

Menurut Ketua STIT DAQU, Dr Iwan Nasution MHI, syarat pendaftaran memiliki harus ijazah Madrasah Aliyah, Pesantren, SMA/SMK sederajad, pas foto 3×4 = 3 lembar; 4×6 = 2 lembar; dan 2×3 = 2 lembar, fotocopy Surat Tanda Kelulusan, KTP dan KK, serta biaya pendaftaran gratis.

Biaya masuk dibayar ketika sudah diterima/lulus tes masuk, yakni uang pembangunan (Rp Rp 1.500.000 dapat dicicil), Uang Kuliah Rp 2.000.000 (dapat dicicil), Uang Perlengkapan Mahasiswa Rp 500.000. Total jumlahnya Rp 4.000.000.

Pendaftaran dan seleksi masuk tanggal 1 Juli 2020 s/d 31 Oktober 2020 (Gelombang Pertama), ujian masuk tanggal 1 November 2020, pengumuman, daftar ulang dan pembayara mulai tanggal 2 November s/d 9 November 2020.

BACA JUGA

Untuk penerimaan Gelombang II pada tanggal 1 s/d 19 November 2020, ujian masuk tanggal 20 November, pengumuman, daftar ulang dan pembayaran mulai tanggal 21 November 2020.

Sedangkan perkuliahan dimulai pada tanggal 23 November 2020, dengan waktu perkuliahan sore hari (pukul 16.30 s/d 20.30 WIB).

Menurut Ketua STIT DAQU, Dr Iwan Nasution MHI, bermula dari niatan mencetak generasi cerdas, kreatif dan insani, sang pendiri Amarullah awalnya hanya mengelola Pesantren Tahfiz Al-Qur’an tingkat Tsanawiyah dan Aliyah dan sudah menamatkan satu angkatan pada bulan Juli 2020, kini memiliki Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Darul Qur’an.

“Pendidikan berbasis Islam itu didirikan Yayasan Islamic Centre Jenderal Besar Haji Abdul Haris Nasution terus berkembang dalam dunia pendidikan formal maupun agama,” ujar Ketua STIT DAQU Dr Iwan Nasution MA.
STIT Darul Qur’an Buka Penerimaan Mahasiswa Baru

BACA JUGA

Yayasan Islamic Centre Jenderal Besar Haji Abdul Haris Nasution merupakan pendidikan yang memiliki ciri khas tersendiri, yakni peradaban masa depan santri yang dibekali ilmu sains dan teknologi (saintek) dengan mengedepankan kekayaan nila-nilai spiritual dalam menghadapi era globalisasi menjunjung tinggi akhlakul karimah.

Pengelolaan, kata Dr Iwan Nasution MA, secara inovatif dan kreatif serta menjalani kerjasama dan berkolaborasi dengan berbagai instansi maupun lembaga baik pemerintahan maupun swasta dalam memajukan dunia pendidikan khususnya di Sumatera Utara dan Indonesia pada umumnya.

Untuk menunjang kegiatan proses belajar yang baik, Yayasan Islamic Centre ini telah memiliki gedung sendiri dengan ruang kuliah dilengkapi media pembelajaran yang modern dan berteknologi seperti laptop LCD.

Untuk laboratorium micro theacing dilengkapi dengan peralatan dan media yang modern, termasuk perpustakaan dengan koleksi literautur.

Pendirian Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Darul Qur’an sejak sejak tahun 2020 telah mengelola 3 prodi, yaitu Pendidikan Agama Islam (PAI), Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) dan Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD), memiliki ciri khas dari yayasan yang menyandang nama Jenderal Besar Abdul Haris Nasution merupakan suatu hal dipandang penting sebagai peran mencetak generasi masa kini dan masa akan datang dalam membangun peradaban sebagai estapet kepemimpinan Saintis Ulil Albab.

BACA JUGA

Selain memiliki ciri khas, Yayasan Pendidikan ini memiliki visi berdaya unggul dalam bidang pendidikan yang humanis dan Qur’ani.

Yayasan Islamic Centre yang memiliki lahan dan gedung sendiri yang nyaman dan aman untuk kegiatan belajar mengajar juga memiliki keunggulan seperti memberikan kesempatan pada karyawan/karyawati dengan waktu perkuliahan yang tidak mengganggu kerja.

Sedangkan misi Yayasan Pendidikan ini mulai dari menyiapkan sarana prasarana belajar mengajar dengan guru dan dosen yang profesional dan berpengalaman di bidang keilmuannya.

Untuk staf pengajar, STIT Darul Qur’an memiliki Prof DR Zainuddin MPd, Prof DR Hasan Bakti Nasution MA, Prof DR Hasan Asari MA, Prof DR Wahyuddin Nur Nasution MA, DR Iwan MA, DR Salim Aktar MPd, DR Iqbal Habibi Siregar MA, DR Tohir Ritonga MA, Sofyan Sauri LC MHI, Syarif HidaYat Nasution MA, Ahmad Fuadi Harahap MA, Ahmad Rizki Nasution MPdI, Ade Darmawan MPdI, Muhairi Suhairi Saragih MPdI, Masyitah MPd, Wardati Humairah Rusydi MPd, Nurul Amelia MPd, Tiara Mahdalena Arwira MPd, Muhammad Yunus Nasution MPd, Masni Artika Ayu MPd, Maulidiana MPd, Armanila MPd dan Niken Frida MPd.

Sedangkan pengelola Yayasan Islamic Centre ini, DR H Amarullah Nasution MBA (Ketua Pembina Yayasan), Prof DR Zainuddin MPd (Ketua HarianYayasan), Prof DR Hasan Bakti Nasution MA (Ketua Pengawas Yayasan), DR Iwan MA (Ketua STIT DAQU), DR Salim Akhtar MPd (Wakil Ketua I STIT DAQU), Sofyan Sauri LC MHI (Wakil Ketua II STIT DAQU), Syarif Hidayat Nasution MA (Wakil Ketua III STIT DAQU), Harun Parmonangan Nasution SPd (Kepala Tata Usaha/BAAK). (rel/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *