Unit Cyber Crime Poldasu Periksa Pelaku Pencemaran Nama Baik Anggota DPRD Sumut

MEDAN (bareskrim.com) | Setelah sempat mangkir dari panggilan pertama, pelaku kasus pencemaran nama baik melalui media sosial (medsos) terhadap anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Utara (Sumut), Franc Bernhad Tumanggor, akhirnya memenuhi panggilan penyidik Subdit V/Cayber Crime Ditreskrimsus Polda Sumut.

Dia adalah inisial ATB, pemilik akun medsos facebook atas nama Antan Sulangat Berutu alias Eldon Berutu.

Pantauan di gedung Ditreskrimsus Polda Sumut, Jumat (16/10/2020) terlihat tersangka memasuki gedung Ditreskrimsus dengan mengenakan kemeja motif kotak-kotak putih hitam dipadu celana jeans biru. Dengan kepala tertunduk lesu, tersangka yang didampingi kuasa hukumnya langsung naik ke lantai II dan duduk di depan personel penyidik untuk diperiksa sebagai tersangka.

Direktur Reskrimsus Polda Sumut, Kombes Rony Samtana ketika dikonfirmasi membenarkan, bahwa penyidik tengah melakukan pemeriksaan terhadap tersangka pencemaran nama baik melalui media sosial terhadap anggota DPRD Sumut, Franc Bernhad Tumanggor di Subdit V/Cayber Crime Polda Sumut.

Menurutnya, status perkara tersebut akan diketahui setelah penyidik selesai melakukan penyidikan terhadap pelaku.

“Untuk proses lanjutnya, nanti akan kita kabari,” kata Rony.

Ketika ditanya, apakah pelaku akan langsung ditahan setelah pemanggilan ke-dua ini. Mengingat sebelummya, tersangka sempat mangkir dan tidak kooperatif. Rony mengaku hal tersebut sepenuhnya ada dalam kewenangan penyidik.

“Itu penyidiklah nanti bagaimana, kita tunggu saja hasil pemeriksaan nanti,” tandasnya.

Terpisah, pengacara Franc Bernhard Tumanggor, Rinto Maha, S.H sangat mengapresiasi positif tindakan Kapolda Sumut, Irjen Martuani Sormin dan Direktur Reskrimsus Polda Sumut, Kombes Rony Samtana atas laporan kliennya tersebut.

“Dan saya sebagai kuasa hukum korban juga sangat berterimakasih kepada penyidik cyber crime Ditreskrimsus Polda Sumut yang telah memanggil tersangka pencemaran nama baik klien saya, kita berharap agar tersangka segera di limpahkan ke pengadilan dan semoga hal tersebut menjadi pembelajaran bagi semua pihak untuk arif dan bijaksana dalam bermedsos,” pungkasnya.(rel/B/amri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *